Perjuangan Orang Tua Achraf Hakimi Yang Berbuah Manis

oleh -255 Dilihat
Login Pokerclub88 Slot

Jakarta – Kesuksesan Maroko di Piala Dunia 2022 kali ini menjadi sorotan. Menjadi tim yang tidak diunggulkan, mereka berhasil melaju hingga ke babak semifinal dan harus kandas usai kalah dari Prancis. Salah satu pemain Maroko yang menarik perhatian adalah Achraf Hakimi.

Kisah kesuksean Achraf Hakimi tidak lepas dari perjuangan kedua orang tuanya. Tidak heran jika Hakimi menunjukkan rasa hormat kepada orang tua di setiap pertandingan.Banyak yang kagum dengan sikap hormat dan patuh bek PSG itu kepada sang bunda.

Foto dan video Hakimi berlari ke tribun untuk memeluk dan mencium ibunya viral selama Maroko tampil di Piala Dunia 2022. Sang ayah sendiri dahulu sampai rela menempuh jarak 100 km untuk mengantar jemput Hakimi latihan.

Achraf Hakimi memang tidak pernah malu menunjukkan cinta kepada kedua orang tuanya. Dia bahkan tidak segan menceritakan latar belakang keluarganya yang hidup susah sewaktu membesarkannya.

Baca juga : Eks Liverpool Nilai Cristiano Ronaldo Tidak Punya Rasa Hormat Terhadap Maroko

Ace99Play RTP Slot Gacor

Hakimi lahir di Spanyol dari keluarga diaspora Maroko. Ayahnya, Hassan Hakimi bekerja sebagai pedagang kaki lima, sementara ibunya, Saida Mouh, merupakan pembantu rumah tangga.

Meski hidup serba sulit, Hassan Hakimi dan Saida Mouh rela banting tulang untuk mewujudkan mimpi anak mereka. Achraf Hakimi diterima masuk ke akademi Real Madrid pada usia delapan tahun.

Hassan Hakimi mengenang perjuangan dia menemani Achraf Hakimi kecil berlatih di akademi Real Madrid. Dia bersyukur pengorbanannya berbuah kesuksesan bagi putra kesayangannya itu.

“Ketika Achraf tiba di Madrid, saya harus membawanya setiap hari pada pukul 16:30 dan saya biasanya pulang ke rumah pada pukul 21:30. Saya berkendara sejauh 50 km ke kamp pelatihan dan 50 km kembali ke rumah,” kata Hassan Hakimi kepada Maghrib Foot.

“Pesan saya kepada para orang tua adalah berkorban jika ingin anaknya berhasil. Saya bersyukur kepada Allah atas segalanya karena pengorbanan yang saya lakukan membuahkan hasil yang positif,” sambungnya.

“Keberhasilan Achraf membuat saya bangga, terutama ketika saya bertemu orang-orang yang mengatakan kepada saya bahwa dia adalah panutan bagi semua orang Arab dan Maroko,” pungkasnya.

Usai gagal menembus final Piala Dunia 2022, Singa Atlas akan berebut juara tiga menghadapi Kroasia, Sabtu (17/12/22) malam WIB.

(Ara-Satupedia.com)

Gamespools Slot Gacor Situs Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.