Tidak Mau Dikartu Kuning, Virgil van Dijk Batal Pakai Ban Kapten Pelangi

oleh -112 Dilihat
Pokergalaxy

Jakarta – Ban kapten One Love menjadi salah satu pantangan di Piala Dunia 2022 Qatar. Belanda menjadi salah satu negara yang ingin mengkampanyekan One Love di Piala Dunia. Namun sang bek Virgil van Dijk enggan mengenakannya karena tidak mau terkena risiko kartu kuning.

Kampanye One Love sendiri digagas sebagai bentuk keberpihakan kepada komunitas LGBT. Dalam kampanye tersebut, setiap kapten tim akan memakan ban kapten hati dengan warna pelangi dan tulisan “One Love”. Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022 menolak kampanye tersebut dan mengharamkan LGBT.

FIFA akhirnya turun tangan terkait kampanye One Love di Piala Dunia 2022. Otoritas tertinggi sepakbola dunia itu memutuskan ban kapten pelangi dilarang selama penyelenggaraan pertandingan di Qatar.

Tidak hanya itu FIFA juga mengancam hukuman sanksi bagi tim yang tetap kukuh dengan kampanye itu. Sanksi yang diberikan meliputi denda hingga kartu kuning sejak kick-off bagi kapten yang memakai ban kapten One Love bercorak pelangi.

Baca juga : Aturan Ketat Piala Dunia 2022 Tidak Membuat Timnas Inggris Takut Pakai Ban Kapten Pelangi

Ace99Play Situs Slot Gacor Terbaik

Ketujuh negara pendukung One Love mengeluarkan pernyataan bersama dan menerima keputusan FIFA. Kendati demikian, kekecewaan tetap dirasakan para penyokong kampanye tersebut.

Virgil van Dijk menjadi salah satu yang kecewa batal mengkampanyekan One Love di Piala Dunia 2022. Kapten Timnas Belanda itu menyesalkan adanya ancaman hukuman kartu kuning dari FIFA bagi yang memakai ban kapten pelangi.

Akhirnya Van Dijk mengenakan ban kapten kuning bertuliskan “No Discrimination” dalam laga Belanda kontra Senegal di matchday pertama Grup A, Selasa (22/11/2022). De Oranje menutup duel dengan kemenangan 2-0.

“Kami siap untuk membuat pernyataan, tetapi memulai permainan dengan kartu kuning sangat tidak nyaman, apalagi di posisi saya. Saya ingin sekali memakai ban kapten itu, tetapi tidak dengan biaya berapa pun,” kata Van Dijk, dilansir dari De Telegraf.

“Sayang sekali itu tidak mungkin, tapi saya datang ke sini utamanya sebagai pesepakbola. Sudah jelas ada sanksi olahraga berupa kartu kuning. Saya ingin memakai itu, tetapi kemudian saya akan memulai pertandingan dengan kartu kuning,” sambungnya.

“Saya tidak mau mengambil risiko. Saya tidak mengerti mengapa harus ada sanksi olahraga dalam hal ini. Saya pikir itu buruk, tapi begitulah adanya dan kami harus terus maju,” demikian ujarnya.

(Ara-Satupedia.com)

Gamespools

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.