Pelatih Timnas Belanda Ingin Lebih Fokus Jalani Piala Dunia 2022 Daripada Kampanyekan OneLove

oleh -134 Dilihat
Pokergalaxy

Jakarta – Kampanye OneLove sempat membuat perdebatan di Piala Dunia 2022. Sebelum Piala Dunia di Qatar mulai,kampanye tersebut ramai dibahas karena memperjuangkan kesamaan hak Kaum LGBT di ajang tersebut.

Dengan berlangsungnya Piala Dunia 2022 di Qatar diyakini akan membatasi ruang gerak kaum LGBT. Dikuatirkan juga akan adanya persekusi kepada para suporter dari pihak tersebut.

Total ada tujuh negara yang tetap bersikeras mengkampanyekan OneLove lewat ban kapten mereka, seperti timnas Belanda, Jerman, Inggris, Denmark, dan Belgia.

Namun rencana kampanye tersebut batal dijalankan karena campur tangan FIFA yang melarangnya. Tetapi Jerman tetap melawan dengan aksi tutup mulut yang dilakukan sebelum kickoff kontra Jepang kemarin, yang akhirnya dikecam banyak pihak.

Jerman tentu mengharapkan aksi mereka tersebut dapat dikutip negara-negara yang juga mengkampanyekan OneLove tersebut. Yang terdekat adalah ketika Belanda menghadapi Ekuador di Khalifa International Stadium, Jumat (25/11/22) malam WIB nanti.

Ace99Play Situs Slot Gacor Terbaik

Baca juga : Aturan Ketat Piala Dunia 2022 Tidak Membuat Timnas Inggris Takut Pakai Ban Kapten Pelangi

Tetapi pemikiran tersebut berbeda dengan pelatih Belanda, Louis van Gaal Ia sudah tidak mau lagi memperdebatkan soal kampanye tersebut dan lebih ingin fokus memenangi laga.

“Tidak ada rencana untuk melakukan protes. Kami menghentikan seluruh kampanye politik ini setelah Hari Kamis ini,” ujar Louis Van Gaal di Reuters.

“Kami memang punya misi ini dan kami tidak ingin misi itu dihentikan oleh FIFA atau organisasi lainnya.”

“Tapi, saya sudah merespons itu… jadi saya rasa sudah cukup. Dari sekarang saatnya kami fokus ke sepakbola.”

Belanda akan fokus untuk mendapatkan tiga poin ketika menghadapi Ekuador , agar bisa mengantarkan mereka ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022.

(Ara-Satupedia.com)

 

Gamespools

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.