Sudah Beri Trofi Liga Champions, Manajemen Chelsea Malah Pecat Thomas Tuchel

by -142 Views

London – Berita mengejutkan datang dari Chelsea, mereka baru saja melepas Thomas Tuchel sebagai pelatih. Pilihan tersebut diambil oleh manajemen karena serangkaian hasil buruk Chelsea belakangan ini.

Thomas Tuchel sejauh ini sudah sukses menyumbangkan tiga trofi untuk Chelsea. Sebelumnya sebagian fans Chelsea murka dan mengutuk keputusan Roman Abramovich atas pemecatan Frank Lampard di awal 2021.

Sebagai pemain, Lampard menghadirkan berbagai kenangan manis buat loyalis The Blues. Dia mencetak gol yang mengakhiri penantian 50 tahun Chelsea meraih gelar Liga Inggris. Ketika John Terry absen, dia yang menjadi kapten di malam bersejarah Chelsea di Munich, ketika Si Singa London meraih trofi Liga Champions pertama mereka.

Kemudian sebagai penggantinya Thomas Tuchel membuktikan kepantasannya dengan persembahan trofi terbesar yang pernah ada: trofi Liga Champions. Tuchel juga melengkapi koleksi trofi Chelsea dengan kemenangan di Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub. Ia membawa klub yang dibesarkan Roman Abramovich selama dua dekade terakhir itu ke level yang tak pernah tersentuh sebelumnya.

Namun kemudian badai cedera dan Covid-19 menyerang, serta performa anak asuh Tuchel berantakan sejak pertengahan musim lalu. The Blues kembali geger usai Abramovich disanksi buntut kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di tengah-tengah invasinya terhadap Ukraina.

Baca juga : Perfoma Chelsea Buruk , Eks Chelsea Menilai Thomas Tuchel Kini Dalam Masalah Besar

Menurut Telegraph, kepemilikan Chelsea memang telah berencana mendepaknya sejak sebelum laga versus Zagreb, alasan utamanya adalah komunikasi sang pelatih yang tidak terbuka.

Contohnya ketika pertimbangan transfer Cristiano Ronaldo dari Boehly ditolak mentah-mentah oleh Tuchel. Alih-alih menjaga komunikasi dengan baik, sang manajer justru terheran-heran mengapa dia harus menjelaskan kepada sang pemilik bahwa dia tak menginginkan bintang Portugal itu.

Dengan Boehly ingin menciptakan kultur yang serba transparan di antara para pemegang kekuasaan di Stamford Bridge, sikap tersebut menjadi rapor merah untuk Tuchel.

Tuchel harus bertanggung jawab atas menurunnya tren performa Chelsea di bawahnya, dan harus memegang tanggung jawab besar dimana dirnya dipaksa untuk memegang kendali rekrutmen pemain sendirian.

Dengan pemecatan Tuchel bisa menjadi sebuah solusi radikal, yang tak mustahil membuat langkah Chelsea semakin gontai bahkan hanya satu bulan setelah musim baru bergulir.

(Ara-Satupedia.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.