Profil Persik Kediri Sejarah Dan Prestasi

by -129 Views

Jakarta – Persik Kediri meruapakan klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di kota Kediri, Jawa Timur. Klub tersebut juga dijuluki sebagai Macan Putih dan Laskar Jayabaya.

Sejarah
Persik didirikan pada tahun 1950 tepatnya pada 19 Mei 1950, oleh Bupati Kediri saat itu R. Muhammad Machin.Persik Kediri dipromosikan ke tingkat atas pada tahun 2002 dan mulai bermain di Divisi Utama Liga Indonesia 2003.

Pada waktu itu Kediri masih berupa kabupaten belum ada pemisahan wilayah kabupaten dan kota. R. Muhammad Machin dibantu Kusni dan Liem Giok Djie, ia pertama kali merancang bendera tim yang tersusun dari dua warna yang berbeda. Bagian atas berwarna merah dan bawahnya hitam dengan tulisan PERSIK di tengah-tengah kedua warna berbeda tersebut.

Sejak liga Indonesia dimulai di tahun 1994, Persik telah memenangkan masing-masing edisi 2003 dan 2006. Tim dengan julukan Macan Putih serta memiliki semboyan kebanggaan yaitu Djajati, atau Panjalu Jayati yang berarti Kadiri Menang diambil dari prasasti Hantang. Mengisahkan kemenangan kerajaan Kadiri dengan rajanya yang terkenal saat itu Sri Jayabhaya atas Janggala, menjadi pemantik semangat dan sebuah harapan agar PERSIK selalu berjuang meraih kemenangan di setiap laga. Persik Kediri identik dengan jersey kebesaran berwarna ungu.

Baca juga : Sudah Dapat Pengganti Javier Roca, Persik Kediri Datangkan Divaldo Alves

Stadion Brawijaya menjadi kandang bagi tim Persik Kediri yang berada di tengah Kota Kediri, Jawa Timur. Stadion tersebut memiliki kapasitas 20.000 tempat duduk.

Pelatih:
Saat ini Persik dilatih oleh Divaldo Da Silva Teixeira Alves untuk menggantikan pelatih sebelumnya Javier Roca. Divaldo merupakan manajer sepak bola Portugal dan pemegang Lisensi UEFA Pro.

Pemain Persik Kediri :
Pemain Indonesia: Adi Satryo,Risna Prahalabenta,Dany Saputra (captain),Mochammad Sabillah,Krisna Bayu Otto,Yusuf Meilana,Arthur Irawan,Adi Eko Jayanto,Faris Aditama,Muhamad Ridwan,Jordan Zamorano,Samsul Arifin,Fitra Ridwan,Dikri Yusron,Agil Munawar,Vava Mario Yagalo,Jeam Kelly Sroyer,Muhammad Taufiq,Bagas Satrio,Arsyad Yusgiantoro,Jimmy Aronggear,Kurniawan Kartika Ajie,Muhammad Rifaldi,Rahel Radiansyah,Rendy Juliansyah,Riyatno Abiyoso,Sutan Diego Armando Zico, Yohanes Pahabol

Pemain Asing : Arthur Félix Silva(Brasil),Renan Silva(Brasil),Rohit Chand (Nepal)

Prestasi
2000 – Juara Divisi Dua / Liga 3 (promosi ke Divisi Satu Liga Indonesia)
2002 – Juara Divisi Satu / Liga 2 (promosi ke Divisi Utama Liga Indonesia)
2003 – Juara Liga Indonesia (sekarang Liga 1)
2006 – Juara Liga Indonesia (sekarang Liga 1)
2013 – Peringkat ketiga Divisi Utama (promosi ke Liga Super Indonesia)
Liga 3 2018 – Juara Liga 3 (Promosi ke Liga 2 2019)
Liga 2 2019 – Juara Liga 2 (Promosi ke Liga 1 2020)

Turnamen
Juara Piala Gubenur Jawa Timur I 2002
Juara Piala Gubenur Jawa Timur III 2004
Juara Piala Gubenur Jawa Timur V 2006
Juara Piala Gubenur Jawa Timur VI 2008
Juara Piala Gubenur Jawa Timur 2014

Peringkat ketiga Piala Indonesia 2010
Peringkat kedua Piala Bangyos 2005
Tim Fairplay, Pemain Terbaik, Top Skor Liga 3 2018
Trofeo Ronaldhinho
Juara : 2022

(Kompetisi Asia)
Liga Champions AFC
2004 – Babak grup peringkat ketiga
2007 – Babak grup peringkat ketiga

(Ara-Satupedia.com)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.