Presiden Leeds United, Andrea Radrizzani Kesal Barcelona Tidak Lunasi Biaya Transfer Raphinha

by -175 Views

Barcelona – Presiden Leeds United, Andrea Radrizzani merasa gemas dengan Barcelona yang hingga kini masih belum melunasi biaya transfer Raphinha.

Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa proses transfer Raphinha tidak umum. Karena pihak sang pemain sudah bicara dengan Barcelona sejak Februari 2022 dan mereka sudah punya kesepakatan verbal.

Namun, Barcelona tidak bisa membuat tawaran resmi kepada Leeds. Kondisi finansial Barcelona tidak begitu ideal untuk melayangkan proposal transfer. Tetapi, pada akhirnya Barcelona datang untuk menjemput Raphinha.

Akhirnya, Raphinha datang ke Camp Nou dengan harga transfer mencapai 58 juta euro. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena ada sejumlah klausul bonus yang bisa diklaim Leeds.

Dalam suatu sesi wawancara dengan The Athletic, Radrizzani mengkonfirmasi bahwa biaya transfer Raphinha belum dilunasi Barcelona. Radrizzani menyebut kondisi Barcelona sedang tidak jelas.

Baca juga : Robert Lewandowski Tidak Mau Bersaing Dengan Karim Benzema, Hanya Ingin Fokus Ke Barcelona

“Barcelona tidak dalam situasi yang pasti untuk membeli pemain, tetapi mereka belanja. Mereka tidak bisa mengkonfirmasi kesepakatan karena kondisi keuangannya tidak jelas,” ucap Radrizzani.

Radrizzani mengungkapkan bahwa Leeds dan Barcelona sudah mengatur secara detail soal pembayaran transfer Raphinha. Tetapi hingga kini Barcelona belum memenuhi kewajiban kepada Leeds. Di sisi lain, Raphinha sudah bermain untuk Barcelona.

Masih ada waktu bagi Barcelona untuk memenuhi kewajibannya. Namun, jika molor, Radrizzani siap membuat perhitungan.

“Saya akan beritahu pada 2 September. Jika tidak, kami akan punya ‘kasus global’ di semua media melawan Barcelona,” katanya.

Leeds sempat membuat kesepakatan dengan Chelsea untuk transfer Raphinha. Akan tetapi, kesepakatan itu batal karena Raphinha hanya ingin pindah ke Barcelona. Radrizzani menyoroti situasi ini dan menyinggung peran Deco sebagai agen pemain.

“Barcelona mempengaruhi dan meyakinkan pemain untuk menunggu, menunggu, dan menunggu sampai mereka menemukan solusi,” kata Radrizzani.

“Sayangnya, ini menunjukkan kekuatan lebih yang dimiliki para pemain dan agen mereka dalam sistem transfer, yang menurut saya dilebih-lebihkan. Ini terlalu besar,” tegasnya.

(Ara-Satupedia.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.