Home > Berita Liga Indonesia > Persija Jakarta > Tanggapan Persija Jakarta Terkait ‘Curhat’ Marko Simic Di Media Sosial

Tanggapan Persija Jakarta Terkait ‘Curhat’ Marko Simic Di Media Sosial

Jakarta – Marko Simic beberapa hari ini membuat heboh jagad maya karena dirinya mengaku bahwa Persija Jakarta menunggak gajinya selama setahun.

Pemain asal Kroasia tersebut mengeluhkan hal tersebut melalui Instagram pribadinya.Menanggapi kabar tersebut, Macan Kemayoran membantahnya dan mengungkaokan bahwa selama ini sang striker tidak pernah mengeluh dan setuju gajinya disesuaikan merujuk Surat Keputusan (SK) PSSI.

Persija memang melakukan penyesuaian gaji kepada para pemainnya pada musim 2020 ketika Liga 1 dihentikan akibat pandemi COVID-19 mengikuti SK PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020.

Baca juga : APPI Turut Buka Suara Terkait Kasus Marko Simic Bersama Persija Jakarta

SK yang dikeluarkan pada November 2020 itu berisikan bahwa setiap klub Liga 1 diperbolehkan untuk memotong gaji para pemainnya selama 75 persen pada Oktober-Desember 2020, dan berkurang menjadi 50 persen ketika kompetisi kembali digelar.

“Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Presiden Persija, Mohamad Prapanca,Rabu (27/4/2022).

Adendum adalah istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausul atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok itu.

“Namun pada perjalanannya, Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya,” ucap Prapanca.

“Di sisi lain, Simic tetap menerima jumlah gaji yang telah disesuaikan tersebut . . . . . . tanpa keluhan apa pun. Dalam prosesnya, Persija terus berupaya untuk menyamakan pemahaman terkait adendum selanjutnya,” tambahnya.

Simic memilih untuk memutuskan kontraknya dengan Persija, dirinya mengaku tidak digaji selama setahun. Simic mengumumkan keputusannya itu lewat akun Instagramnya, @markosimic_77, pada Selasa (26/4).

“Dengan berat hati saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun,” tutur Simic.

“Setelah 4,5 tahun pengabdian, 98 gol, 4 trofi, momen-momen yang tidak terlupakan, penghargaan individu dan rekor yang saya pecahkan, ini adalah keputusan tersulit dalam hidup saya.”

“Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati, dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak, saya pikir kini saya perlu melangkah.”

“Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Saya berada di situasi yang berat dan sulit pada tahun ini. Beberapa orang telah membahayakan karier saya dan hal ini tidak akan pernah bisa saya terima,” imbuhnya.

 

x

Check Also

Betah Bersama Persija Jakarta, Inilah Harapan Besar Makan Konate Di Liga 1

Jakarta – Makan Konate diikat kontrak berdurasi dua tahun atau sampai 31 Desember 2023 bersama ...