Home > Berita Bola > PSSI Peringatkan Media Online Yang Beritakan Batal Terdegradasinya Persipura Jayapura Ke Liga 2

PSSI Peringatkan Media Online Yang Beritakan Batal Terdegradasinya Persipura Jayapura Ke Liga 2

Jakarta – Induk sepak bola di Tanah Air, PSSI menegaskan bahwa kabar yang beredar terkait batal terdegradasinya Persipura Jayapura ke Liga 2 merupakan hoax.

Senin (18/4/2022), beredar berita di salah satu media online jika Persipura tak jadi degradasi ke Liga 2. Penyebabnya karena adanya dugaan sepak bola gajah yang dipraktekkan pada laga Barito Putera versus Persib Bandung pada pekan ke-34 BRI Liga 1 2021/22.

Duel tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil itu membuat posisi Barito Putera tetap aman di Liga 1, sementara Persipura harus turun kasta ke Liga 2.

Baca juga : Ternyata Jordi Amat Hanya Ingin Bermain Di Timnas Indonesia Bukan Berkarier Di Liga 1

PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, meminta agar media yang menayangkan berita tersebut segera meralatnya.

“Ini berita bohong (hoax),” ujarnya disadur dari laman PSSI, Senin (18/4).

Media online tersebut juga menyebutkan jika manajemen Persipura tak terima dengan hasil pertandingan Barito Putera versus Persib dan melayangkan protes serta meminta Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk menilik ulang laga itu. Tuntutan dari Mutiara Hitam pun telah dijadikan daftar oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta yang nantinya akan disidangkan.

Tuntutan tersebut di antaranya, mengabulkan gugatan untuk selanjutnya membatalkan hasil pertandingan Barito Putera versus Persib atau setidak-tidaknya digelar pertandingan ulang dan disaksikan penonton secara offline. Kemudian menyatakan bahwa pertandingan tersebut memainkan sepak bola gajah yang melanggar prinsip fair play dan merupakan perbuatan melawan hukum.

Menurut berita tersebut . . . . . . Persipura batal degradasi dan tetap sebagai peserta Liga 1. Lalu pemain Persib, David da Silva dilarang bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

PSSI pun memberi batas waktu 1×24 jam agar media online tersebut meralat berita tersebut. Jika tidak, organisasi yang dipimpin oleh Mochamad Iriawan itu akan melaporkannya ke Dewan Pers karena menyebarkan berita bohong.

“Bagaimana editornya bisa meloloskan berita yang tidak jelas entah dari mana sumbernya,” tutur Yunus.

“Itu berita dibuat berdasarkan opini sendiri dan tidak mengindahkan prinsip-prinsip jurnalistik. Kami sangat menyesalkan berita ini,’’ tambahnya.

Sebeneranya Persipura harus terdegradasi ke Liga 2 musim depan, karena mereka finis di peringkat ke-16 klasemen akhir BRI Liga 1 2021/22. Mutiara Hitam hanya mampu mengumpulkan 36 poin dari 34 pertandingan yang dijalani.

Mutiara Hitam turun kasta bersama Persiraja Banda Aceh dan Persela Lamongan. Sedangkan tim Liga 2 yang promosi ke Liga 1 adalah Persis Solo, Rans Cilegon, dan Dewa United.

“Jadi tim Liga 1 yang degradasi ke Liga 2 dan tim Liga 2 yang promosi ke Liga 1 itu sudah final berdasarkan kompetisi resmi yang diadakan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB),” ujar Yunus.

 

x

Check Also

Kemenpora Putuskan Untuk Mengirim Timnas Futsal Putra Indonesia Ke SEA Games 2022

Jakarta – Timnas Futsal Indonesia hampir saja menjuarai Piala AFF Futsal 2022, namun mereka harus ...