Home > Berita Bola > FK Senica Ditinggal 8 Pemainnya Mundur,Bagaimana Nasib Egy Maulana Vikri Dan Witan Sulaeman?

FK Senica Ditinggal 8 Pemainnya Mundur,Bagaimana Nasib Egy Maulana Vikri Dan Witan Sulaeman?

Jakarta – FK Senica belakangan ini semakin ramai dibicarakan, karena ada delapan pemain yang memilih mundur karena tak mendapatkan gaji. FK Senica merupakan klub yang kini dibela oleh Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Rumor adanya permasalahan internal di tubuh klub tersebut semakin santer usai ada keputusan mundur yang diungkap melalui surat yang sudah dikirim ke manajemen FK Senica pada Jumat (16/4/2022). Tak hanya delapan pemain, beberapa ofisial pun melakukan hal yang sama.

Namun masih belum ada kabar mengenai nasib Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, apakah mereka juga termasuk dalam delapan pemain tersebut. Namun, keduanya sudah menghilang dari skuad FK Senica saat menghadapi Liptovsky Mikulas (16/4/2022).

Pada laga play-off degradasi Liga Super Slovakia itu, FK Senica mayoritas diperkuat pemain muda. Dalam laga yang digelar di OMS Arena tersebut, FK Senica dipaksa menyerah 0-3.

Baca juga : Jadi Pahlawan Dari Bangku Cadangan , Witan Sulaeman Cetak Gol Dan Assist Bagi FK Senica

Seorang pemain FK Senica yang namanya dirahasiakan mengaku terpaksa melakukan keputusan mundur. Penyebabnya adalah manajemen tak kunjung memberikan gaji sesuai dengan kesepakatan.

“Pelanggaran . . . . . . kesepakatan berulang kali terjadi terhadap persyaratan yang telah disepakati oleh pemilik. Kami akan memberikan detailnya dalam beberapa hari ke depan,” tegas pemain tersebut.

Witan Sulaeman bisa saja meninggalkan FK Senica saat masa pinjamannya berakhir pada 30 Juni 2022. Adapun Egy Maulana Vikri masih terikat kontrak sampai 30 Juni 2023.

Presiden Persaturan Pesepak Bola Profesional Slovakia (UFP), Jan Mucha, mengaku kaget dengan tingginya tunggakan hutang yang terjadi di FK Senica. Menurut Jan Mucha, ada pemain FK Senica yang sudah tak digaji selama tujuh bulan terakhir.

“Kami baru mengetahuinya. Hutang kepada semua karyawan sekitar 70 persen kepada pemain tim utama. Sayangnya, angka itu cukup tinggi,” kata Jan Mucha.

“Saya hanya bisa katakan adalah beberapa pemain sudah tak dijadikan selama tiga bulan. Adapun beberapa lainnya sudah sejak tujuh bulan,” tegas Jan Mucha.

 

x

Check Also

Merasa Disudutkan Oleh Berita Yang Beredar, Ini Penjelasan Sabah FC Terkait Saddil Ramdani

Jakarta – Belakangan ini ramai diberitakan bahwa Sabah FC dikabarkan tidak mau melepas Saddil Ramdani ...