Home > Liga 3 > Prilly Latuconsina Ungkap Kekecewaanya Terhadap Wasit Usai Persikota Tangerang Kalah 0-3 Dari Farmel FC

Prilly Latuconsina Ungkap Kekecewaanya Terhadap Wasit Usai Persikota Tangerang Kalah 0-3 Dari Farmel FC

Jakarta – Sejumlah kontroversi terjadi di 16 besar Liga 3 2021/22 yang berakhir dengan kemenangan Farmel FC 0-3 atas Persikota Tangerang, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (6/3/22).

Bos Persikota, Prilly Latuconsina merasa kecewa dengan keputusan wasit di sepanjang laga tersebut yang merugikan timnya. Aktris berusia 25 tahun tersebut merasa kesal dan menilai sang wasit berat sebelah.

“Keanehan yang terjadi dalam pertandingan ini, onside jadi offside, tidak pelanggaran jadi pelanggaran,” tulis Prilly  dalam akun Instagramnya.

Baca juga : Laga Farmel FC vs Persikota Tangerang Ricuh Dan Keputusan Wasit Bikin Pengamat Bola Heran

“Harusnya tidak kartu, jadi kartu. Ini membuat saya sedih sama kondisi persepak bolaan Indonesia. Saya harap hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi, sangat disayangkan sekali hal ini terjadi PSSI,” imbuhnya.

Pengamat sepak bola, Tommy Welly, juga ikut buka suara terkait kepemimpinan kontroversial wasit Untung Santoso dalam partai Persikota kontra Farmel FC.

 

Lihat postingan ini di Instagram
. . . 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;">

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Persikota Tangerang (@persikotafc1994)

Untung disebut beberapa kali mengambil keputusan keliru dengan memberikan tendangan penalti kepada Farmel FC, hingga menganggap pemain Persikota dalam posisi offside.

“Kalau wasit, apakah permasalahan soal teknis atau non teknis menjadi pertanyaan besar,” tutur Bung Towel.

“Kalau soal teknis ini sangat naif. Ini ada faktor non teknis menyangkut Farmel FC ini. Apakah ini satu kebetulan atau sesuatu yang dalam non teknis wasit sebagai alat aktor. Kalau ini bukan sesuatu kebetulan tapi harus dicurigai ada faktor non teknis.”

“Untuk tim-tim yang akan menghadapi Farmel FC saya yakin mereka akan menaruh kesadaran lebih besar. Tetapi secara garis besar kita tidak hanya bicara Farmel FC, Liga 3 nasional sudah dipegang oleh PSSI. Seharusnya dengan kejadian ini PSSI semestinya malu,” ujarnya.