Home > Berita Liga Indonesia > Persib Bandung > Persib Bandung Panen Kartu Saat Kontra Persebaya Surabaya Bikin Robert Alberts Soroti Sang Wasit

Persib Bandung Panen Kartu Saat Kontra Persebaya Surabaya Bikin Robert Alberts Soroti Sang Wasit

Jakarta – Dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2021/22, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/3/22) malam WIB.

Gol Persib Bandung disumbangkan David Da Silva menit ke 25 setelah mendapat umpan dari Frets Butuan di sisi kanan pertahanan Bajul Ijo. Sementara itu, gol Persebaya dicetak Ricky Kambuaya menit 78.

Persib gagal menempel ketat Bali United yang kini berada di puncak klasemen karena hasil tersebut.Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menyoroti kinerja wasit Fariq Hitaba, menurutnya sang wasit sangat mudah memberikan kartu terhadap Skuad Maung Bandung.

Tercatat ada enam kartu kuning dan satu kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk para pemain Persib. Bahkan, pelatih Robert Alberts pun diganjar kartu kuning pada babak kedua.

Baca juga : Ini Hal Menarik Yang Terjadi Di Sepanjang Laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

“Saya cukup terkejut saat mengetahui wasit bertugas sama sama dengan beberapa laga ke belakang (lawan Persija), yang mana kami mendapat enam kartu kuning. Selama saya terlibat di sepakbola profesional selama sekitar 40 tahun, sulit untuk memahami ini,”ujar Robert usai laga.

Robert mengaku sempat khawatir dengan kepemimpinan wasit Fariq Hitaba, dirinya meminta anak asuhnya agar lebih berhati-hati dalam bermain.

“Saya sudah merasa khawatir sejak sebelum laga ini dimulai dan berkata kepada pemain, lalu ketakutan saya menjadi kenyataan. Karena di 45 menit pertama kami sudah mendapat tiga kartu kuning ditambah satu kartu kuning . . . . . . kepada saya,” katanya.

Robert juga tidak paham kenapa dirinya diganjar kartu karena dirinya berada di pinggir lapangan dan tidak merasa melakukan pelanggaran.

“Yaya (Sunarya) juga berkata kepada saya, ketika dia bertanya kenapa dikartu kuning, dia tidak menjawab apa-apa. Padahal saya tidak berteriak apapun kepada wasit, saya hanya berteriak sebagai bentuk rasa frustasi karena pemain kami dikartu kuning,” jelasnya.

“Jadi itu caranya memimpin pertandingan dan pemain kami merasa terintimidasi karena ada delapan pemain yang terancam akumulasi kartu jika mendapat satu kartu kuning lagi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Robert juga mengungkapkan keheranannya dengan keputusan wasit yang menganggap David Da Silva berada dalam posisi offside. Padahal, dalam tayangan ulang, bola yang mengarah ke David hasil dari sapuan pemain Bajul Ijo.

“Sejak kapan saat ada pemain lawan melakukan back pass lalu dianggap sebagai offside. Kami mendapat peluang mencetak gol saat pemain Persebaya melakukan back pass dan sangat jelas, semua bisa melihat itu jelas-jelas back pass,” terangnya.

“Tapi wasit mengganggap bahwa itu adalah offside dan itu kesalahan besar oleh wasit di pertandingan ini, tapi dia hanya berjalan berlalu begitu saja, sedangkan kami kehilangan poin,” ungkap Robert.

 

x

Check Also

Pemain Persib Bandung Pada Hengkang, Begini Respon Dari Umuh Muchtar

Bandung – Usainya gelaran Liga 1 musim kemarin diikuti dengan datang dan perginya pemain. Salah ...