PSSI Resmi Lantik Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia Untuk Sepakbola Wanita Yang Lebih Baik

by -21 Views

Jakarta – Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) merupakan asosiasi di bawah PSSI dan memiliki 1 suara di Kongres PSSI. Nadalsyah terpilih sebagai ketua ASBWI secara aklamasi pada 11 Desember 2021.

Pada Sabtu (19/2/2022), di Hotel Menara Peninsula, Jakarta ,PSSI melantik kepengurusan ASBWI pimpinan Nadalsyah, dan dipimpin oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi.

ASBWI menjabarkan tiga program yang akan dikerjakan dalam kepengurusan mereka. Sepakbola putri butuh dukungan ekstra untuk memperbaiki prestasi mereka.

Pertama, ASBWI akan fokus pada pengembangan organisasi, dengan cara mendorong terbentuknya klub amatir dan profesional sepakbola wanita, selain pembentukan ASBWI tingkat provinsi.

Selanjutnya ASBWI memastikan terselenggaranya pelaksanaan pengembangan kompetisi berjenjang dimulai dari kelompok U-10, U-12, dan U-17, hingga kelompok senior. Pengembangan pembinaan di kelompok U-17 juga menjadi prioritas karena ASBWI mempunyai target membantu PSSI sebagai tuan rumah Piala Asia U-17 yang akan dilaksanakan di Indonesia.

Baca juga : Rugi Nih ! PSSI Sudah Keluar Duit Buat Carter Pesawat Untuk Keikutsertaan Timnas U-23 Di Piala AFF U-23

Yang ketiga, ASBWI meningkatkan digitalisasi dalam pengembangan sepakbola wanita. Hal tersebut dimulai dari penerapan pendaftaran pemain dan klub berbasis sistem registrasi online, yang terintegrasi dalam Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP).

“Insha Allah, kami akan menjalankan amanah yang diberikan PSSI dan para pemilik suara, serta para stakeholder sepakbola wanita pada umumnya,” kata Nadalsyah dalam rilis PSSI.

“Mari kita bersama-sama membina dan membangun segala aspek dalam sepak bola putri agar kelak bisa memberikan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Terakhir sepakbola wanita Indonesia mendapat sorotan usai kegagalan Timnas Indonesia Putri yang gagal total di Piala Asia Wanita 2022.Mereka mendapatkan hasil buruk usai kalah telak tanpa gol balasan dari Australia 0-18, Thailand 0-4, dan Filipina 0-6.

Diperkirakan hal tersebut karena absennya kompetisi sepakbola wanita sejak 2020 lalu. Karenanya untuk menjaga kualitas maka kompetisi sepakbola wanita mutlak harus dijalankan.

“Kami yakin, ke depan kelak, di bawah kendali bapak H Nadalsyah dan rekan-rekan yang memiliki passion kuat untuk sepak bola wanita, kita akan melihat prestasi sepak bola wanita Indonesia akan lebih baik di masa mendatang,” tutur Yunus Nusi.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.