Home > Berita Liga Champions > Thomas Tuchel Tidak Mau Mendesak Pemainnya Untuk Divaksin Meski Terancam Tidak Bisa Membawa Mereka ke Laga Liga Champions

Thomas Tuchel Tidak Mau Mendesak Pemainnya Untuk Divaksin Meski Terancam Tidak Bisa Membawa Mereka ke Laga Liga Champions

London – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, tidak mau mendesak pemainnya untuk divaksin COVID-19 meski beresiko tidak bisa membawa mereka untuk bertanding di babak 16 besar Liga Champions 2021/22.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil drawing babak 16 besar Liga Champions 2021/22, Chelsea akan berhadapan dengan Lille dalam dua leg pertandingan.

Leg pertama akan digelar di Stamford Bridge pada 23 Februari 2021 mendatang. Sedangkan laga leg kedua akan digelar di markas Lille, di Stadion Pierre-Mauroy pada 17 Maret 2021.

Masalahnya, pemerintah Prancis memberlakukan aturan wajib vaksinasi lengkap bagi atlet asing yang masuk dan berkompetisi di negara tersebut.

Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menyatakan tunduk pada aturan pemerintah setempat dimana laga akan digelar.

“Kondisi spesifik, khususnya dalam pertandingan yang dimainkan di tiap negara, tunduk pada keputusan otoritas di negara tersebut,” demikian pernyataan UEFA.

“Setiap tim pada prinsipnya wajib mematuhi aturan negara di mana pertandingan berlangsung,” lanjut pernyataan tersebut.

Karena itu, bila ada pemain Chelsea yang belum mendapatkan vaksinasi maka ia harus ditinggalkan dan tidak bisa memperkuat Chelsea di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2021/22.

Chelsea memang diketahui memiliki beberapa pemain yang . . . . . . belum divaksin.

Terkait hal ini, Thomas Tuchel mengaku tidak ingin mendesak pemainnya untuk mendapatkan vaksin, karena menurutnya hal itu merupakan pilihan dari masing-masing individu, yang tentu saja memiliki konsekuensi bagi sang pemain itu sendiri dan tim.

“Pada titik tertentu semua orang yang tidak divaksinasi akan menghadapi beberapa konsekuensi,” kata Thomas Tuchel.

“Apakah salah bahwa mereka tidak divaksin? Saya tidak tahu. Saya mengambil keputusan untuk diri saya sendiri. Mayoritas mengambil keputusan untuk mendapatkan vaksinasi.”

“Bagi kami, terisolasi sebagai tim sepak bola, ada konsekuensi besar jika pemain tidak diizinkan melakukan perjalanan ke Prancis dan ini dapat menciptakan masalah bagi kami.”

“Kami mungkin tidak dapat menggunakan pemain kunci, tetapi kami menyadarinya dan itu adalah gangguan yang akan terus ada,” ujar Thomas Tuchel.

x

Check Also

Manchester United Lebih Beruntung Bertemu Atletico Madrid

Manchester – Mantan penyerang Manchester United, Michael Owen menyebut Setan Merah lebih beruntung bertemu Atletico ...