Home > Berita Bola > Roberto Mancini dan Balotelli, Kadang Manis Kadang Seperti Kucing Dan Tikus

Roberto Mancini dan Balotelli, Kadang Manis Kadang Seperti Kucing Dan Tikus

Jakarta – Pelatih Italia, Roberto Mancini, memanggil Balotelli untuk bergabung dengan skuad Gli Azzurri dalam pemusatan latihan di Coverciano. Panggilan tersebut merupakan yang pertama bagi Balotelli ke timnas Italia dalam tiga tahun terakhir.

Terakhir kali Balotelli berseragam La Nazionale pada Juli 2018 dalam laga kontra Polandia yang berakhir 1-1 di ajang UEFA Nations League. Balotelli total telah mencatatkan 36 caps untuk timnas Italia dengan torehan 14 gol.

Mancini ingin memanggil kembali Balotelli usai penyerang 31 tahun ini tampil cukup baik bersama Adana Demirspor di Liga Turki. Balotelli telah mengemas delapan gol dan tiga assist dalam 19 laga.

Mancini juga sudah tahu betul kemampuan Balotelli karena pernah bekerja sama di Inter Milan dan Manchester City. Pemanggilan ke timnas Italia kali ini juga memunculkan dugaan bahwa Balotelli merupakan anak emas Mancini.

Mancini memang punya peran besar dalam karier Balotelli. Pelatih 57 tahun ini adalah sosok yang memberi Balotelli debut di Inter Milan saat menghadapi Regina pada laga Serie A musim 2007/2008.

Mancini saat itu meninggalkan Inter untuk bergabung dengan Manchester City. Balotelli kemudian ikut diboyong Mancini ke Etihad Stadium dua musim berselang.

Kolaborasi Mancini dan Balotelli mengantarkan The Citizens meraih gelar Liga Inggris (2011/2012) dan Piala FA (2010/2011). . . . . . . Meski demikian, hubungan Balotelli dan Mancini tak selalu menghadirkan kisah manis.

Sikap Balotelli yang sukar diatur kerap bikin Mancini naik darah. Mancini pernah langsung mengganti Balotelli dalam laga pramusim menghadapi LA Galaxy pada 2011 usai tak serius menuntaskan peluang di depan gawang.Dirinya justru melakukan trik back heel dan dianggap Mancini tak menghormati lawan.

Konflik keduanya juga pernah hadir di sesi latihan Man City pada 2013. Mancini dilaporkan marah dengan menarik kerah baju Balotelli karena geram instruksinya agar tak melakukan tekel keras saat latihan tak didengar Balotelli. Penyerang kelahiran Palermo ini justru melakukan tekel keras ke Gael Clichy.

Selang beberapa waktu kemudian, Balotelli kembali membuat kecewa Mancini karena keinginannya balik ke Italia. Balotelli lalu dijual Man City ke AC Milan pada Januari 2013. Meski tidak selalu manis, Mancini tampaknya masih tetap percaya dengan Super Mario.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

PSSI Peringatkan Media Online Yang Beritakan Batal Terdegradasinya Persipura Jayapura Ke Liga 2

Jakarta – Induk sepak bola di Tanah Air, PSSI menegaskan bahwa kabar yang beredar terkait ...