Home > Piala AFF > Timnas Indonesia Kalah 0-4 Dari Thailand, Ketum PSSI Jatuh Sakit

Timnas Indonesia Kalah 0-4 Dari Thailand, Ketum PSSI Jatuh Sakit

Bogor – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku sedang tidak enak badan sehingga belum bisa memastikan apakah ia jadi datang untuk menonton pertandingan final leg kedua Piala AFF 2020 antara Thailand vs Indonesia atau tidak.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan kembali menghadapi Thailand di laga leg kedua final Piala AFF 2020, yang akan digelar di National Stadium, Kallang, Singapura, Sabtu (01/01/2022) pukul 19.30 WIB.

Awalnya, Mochamad Iriawan berencana akan terbang ke Singapura pada Jumat (31/12/2021) untuk bisa mendukung langsung Timnas Indonesia di National Stadium.

Namun kondisi tubuhnya sepertinya tidak bersahabat sehingga ia tidak bisa memastikan apakah ia jadi ke Singapura atau tidak.

“InsyaAllah nanti lihat perkembangan sampai 31 Desember 2021. Terus terang, saya belum tidur,” kata Iriawan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis (30/12/2021) malam WIB.

Baca juga : Ketum PSSI Usahakan Hadir di Laga Leg Kedua Final Piala AFF 2020

Mochamad Iriawan memaksakan diri datang untuk hadir di laga final Liga 2 2021 yang digelar di Stadion Pakansari, Kamis (30/12/2021) karena awalnya Presiden Jokowi dijadwalkan menjadi tamu undangan pada kegiatan tersebut.

Namun ternyata Jokowi tidak bisa hadir dan diwakilkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

“Lihat perkembangan nanti saya ke Singapura atau tidak. Kalau kondisi saya bagus, tapi saya belum tes PCR, saya akan berangkat,” jelas Mochamad Iriawan.

“Kalau situasi tidak memungkinkan, ketimbang menyusahkan nanti dan sampai di sana dikarantina, nonton tidak, saya ditinggal di Singapura,” lanjut pria yang lebih akrab disapa Iwan Bule ini.

“Lihat saja perkembangannya nanti karena pesawat ke Singapura sampai sore. Ini saya agak flu tapi saya paksakan datang ke Liga 2 karena tadinya Presiden akan hadir,” . . . . . . ungkap Iwan Bule.

Kondisi Mochamad Iriawan yang jatuh sakit ini seakan dejavu saat Timnas Indonesia U-22 gagal meraih medali emas SEA Games 2019 di Manila, Filipina, karena kalah 0-3 dari Vietnam.

“Waktu SEA Games 2019 saat Timnas Indonesia U-22 kalah 0-3 dari Vietnam, saya sempat jatuh sakit hampir seminggu. Biasa, karena memang sulit memikirkan kenapa kok kami bisa kalah, kenapa tidak 0-2 atau 0-1 saja,” tutur Iriawan.

Sementara itu, soal keinginan Mochamad Iriawan untuk datang ke ruang ganti pemain Timnas Indonesia menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen.

Meski demikian, Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa maksud kedatangannya ke ruang ganti Timnas Indonesia adalah sebagai ayah yang ingin memberikan semangat sebelum anak-anaknya bertanding.

“Itu yang ramai sekali. Namun, buat saya tidak masalah. Namanya seorang bapak menyampaikan. Saya tahu kok, sampai dipolitisasi segala macam. Itu hak dan pendapat mereka. yang jelas itu saja. Bagaimana saya dekat dengan anak-anak seperti anak saya sendiri,” jelas Iriawan.

“Artinya saya memberikan support dan semangat kepada mereka. Ini seperti keinginan orang tua bertemu dengan anaknya dan memberikan semangat,” lanjutnya.

“Saya nothing to lose saja. Yang jelas itu tujuan saya, tidak ada yang lain-lain. Yang namanya netizen, namanya beda pendapat tidak ada masalah. Saya tetap tulus saja ke mereka seperti anak. Setiap saat berkomunikasi,” ungkapnya.

x

Check Also

Pakar Sepak Bola Malaysia Kagumi Kekuatan Lemparan Pratama Arhan

Jakarta – Kekuatan lemparan ke dalam bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, pada ajang Piala ...