Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Sorry Tidak Ada Jalan Pulang Kembali ! Barcelona Tutup Pintu Untuk Ilaix Moraiba

Sorry Tidak Ada Jalan Pulang Kembali ! Barcelona Tutup Pintu Untuk Ilaix Moraiba

Barcelona – Kabar terbaru datang dari mantan pemain Barcelona ,Ilaix Moraiba. Pada era kepemimpinan Ronald Koeman,Moriba yang merupakan salah satu jebolan La Masia berhasil menembus skuat inti Barcelona.

Pada saat itu dirinya mampu mencatatkan 18 penampilan di semua kompetisi yang memungkinkan dirinya mencetak satu gol.Barcelona melihat Moriba sebagai pemain dengan prospek masa depan yang cerah. Namun permintaan kenaikan gaji yang diajukan Moriba di saat klub sedang berhemat karena krisis keuangan membuat kedua belah pihak sepakat berpisah.

Baca juga : Barcelona Tertinggal Jauh Dari Real Madrid, Xavi Tetap Optimis Bisa Mengejar Jarak Diantara Mereka

Moraiba akhirnya memilih untuk hengkang dari Barca dan bergabung dengan RB Leipzig pada akhir bulan Agustus lalu.Berkat kepergiannya pada saat itu Barcelona bisa meraup uang sebesar 16 juta euro, ditambah bonus enam juta euro dan hak 10 persen dari hasil penjualannya . . . . . . di masa mendatang.

Namun pemain 18 tahun tersebut cuma mencatatkan penampilan selama kurang lebih 100 menit, yang kebanyakan dilakoni sebagai pengganti saat dirinya bergabung dengan Leipzig.

Moriba tak mampu menstabilkan posisinya di skuat inti karena terkendala dengan bahasa. Situasi tersebut membuat dirinya berpikir untuk kembali ke Barcelona, Leipzig sendiri juga dikabarkan telah setuju untuk membiarkannya pulang.

Tetapi berbeda dengan Barcelona yang dikabarkan sudah tidak tertarik menampung Moriba lagi. Menurut laporan dari El Nacional melaporkan bahwa sang presiden klub, Joan Laporta, menutup pintu kepulangannya , karena mereka sudah memberi stempel Moriba sebagai seorang pengkhianat bagi Barca.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

Daripada Rugi, Barcelona Berencana Lepas Ousmane Dembele Dengan Harga Murah

Barcelona – Usai tidak diberi kepastian oleh Ousmane Dembele, Barcelona berencana untuk menjual sang pemain. ...