Home > Timnas Indonesia > Mees Hilgers Sudah Mendapat Surat Panggilan Untuk Membela Timnas Indonesia

Mees Hilgers Sudah Mendapat Surat Panggilan Untuk Membela Timnas Indonesia

Jakarta – Salah satu pemain keturunan yang diinginkan Shin Tae-yong, Mees Hilgers, mengaku sudah mendapat surat panggilan dari PSSI untuk membela Timnas Indonesia.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Mees Hilgers saat diwawancarai oleh Roy Ricardo di channel Youtube KRTV, Rabu (1/12/2021).

“Mereka mengirimi surat bahwa saya dipanggil untuk main di Timnas Indonesia,” ungkap Mees Hilgers.

“Dan sekarang saya dan agen sedang lihat dokumennya, bagaimana semuanya bekerja, untuk bermain di Indonesia,” lanjutnya.

“Jadi saya pengen main, tapi sekarang kita harus memikirkan semuanya sebelum menentukan pilihan.”

“Agen saya mencari tahu kabar benarnya di dokumen, jika memang semuanya benar kami bisa pergi lebih cepat,” ujar Mees Hilgers.

Mees Hilgers juga memastikan bahwa dirinya memang berminat untuk membela Timnas Indonesia.

“Jadi rencana saya terbuka, saya masih muda, 20 tahun, saya melakukan dengan baik (di klub), saya belum tahu karier saya (ke depannya),” ucap Mees Hilgers.

“Kita cuman menunggu melihat dokumen dan melihat apa yang terjadi, tetapi saya ingin main di Indonesia.”

“Suatu kehormatan untuk bisa membela Timnas Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang bekerja dengan hati-hati, memeriksa segala kelengkapan dokumen administrasi untuk memastikan empat pemain keturunan yang diinginkan benar-benar bisa bermain untuk Timnas Indonesia nantinya.

“Kami berkomunikasi terus cuma harus hati-hati karena belajar dari kasus sebelumnya supaya ini tidak gagal,” jelas Hasani, Selasa (30/11/2021).

“Kami sampai sekarang belum umumkan karena kami proses dulu kalau semua sudah matang nanti baru kita coba beri tahu kepada publik,” tambahnya.

Hingga sejauh ini, baru Mees Higers, Jordi Amat dan Sandy Walsh yang . . . . . . telah dihubungi. Sementara itu, Kevin Diks belum memberikan respon.

“Jadi proses dokumentasi itu yang hari ini sudah oke itu ada tiga, tapi yang satu belum. Tapi kami mau umumkan kalau semuanya sudah clear,” kata Hasani.

“Nanti di terakhir satu tidak mau. Jadi kami bicara tiga orang, tapi sampai sekarang empat pemain itu masih terbuka komunikasinya bersama kami,” tambahnya.

PSSI sendiri menargetkan segala urusan dokumen dan administrasi bisa diselesaikan di bulan Februari 2022, sehingga keempat pemain tersebut sudah bisa memperkuat Timnas Indonesia di bulan Maret 2022 mendatang.

“Saya sih menargetkan Januari, Februari ya, itu sudah jalan ya karena ini memang big news, negara juga butuhkan karena kita kejar prestasi dan segala macam,” ungkap Hasani Abdulgani.

“Saya pikir birokrasi pemerintah akan lebih cepat. Kalau di sini, pemainnya yang mau harus buat surat pernyataan, lalu dokumennya oke, lengkap.”

“Bagaimanapun kan nanti federasi ke pemain, makanya pakai agen itu supaya tidak salah.”

“Pertama yang harus kami lihat supaya tidak ada pelanggaran dari FIFA, artikel 7 FIFA.”

“Pemain yang dibolehkan untuk kami panggil ini harus punya hubungan dari dengan nenek, kakek, ibu atau ayahnya itu harus dibuktikan lewat dokumentasi,” tutupnya.

x

Check Also

Meski Tidak Setuju, Haruna Soemitro Pernah Memakai 9 Pemain Naturalisasi

Jakarta – Nama anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro, belakangan ini menjadi sorotan dan bahan cibiran ...