Home > Timnas Indonesia > Tidak Bisa Menunjukkan Garis Keturunan, Marc Klok Belum Bisa Bela Timnas Indonesia

Tidak Bisa Menunjukkan Garis Keturunan, Marc Klok Belum Bisa Bela Timnas Indonesia

Jakarta – Gelandang Persib Bandung, Marc Klok , diketahui belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena FIFA membutuhkan bukti dokumen yang menunjukkan garis keturunan pemain bahwa memang benar-benar berasal dari Indonesia.

Menurut keterangan Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, keinginan gelandang naturalisasi kelahiran Belanda ini untuk membela Timnas Indonesia terganjal oleh garis keturunan.

FIFA meminta bukti bahwa Marc Klok memang benar-benar keturunan Indonesia, namun pihak Marc Klok maupun PSSI tidak dapat menunjukannya.

“Marc Klok belum bisa berpindah asosiasi. Kasusnya seperti Ezra Walian beberapa waktu lalu,” jelas Indra Sjafri, Minggu (7/11/2021).

“Menurut Klok, dia tidak bisa menunjukkan dokumen keturunan. FIFA meminta dokumen keturunan. Kami juga tidak bisa membuktikan dokumen itu,” tambah Indra Sjafri.

Seperti diketahui, proses naturalisasi Marc Klok telah selesai pada November 2020 lalu setelah disetujui Komisi III DPR RI pada Oktober 2020.

Sementara itu, pada Statuta FIFA tertulis bahwa meski Marc Klok tidak bisa menunjukkan garis keturunan, ia masih bisa membela Timnas Indonesia bila sudah tinggal di Indonesia selama lima tahun.

Dalam Statuta FIFA 2020 Pasal Ketujuh tentang Kelayakan . . . . . . Bermain untuk tim perwakilan menjelaskan bahwa siapapun pemain yang ingin bermain di negara barunya, harus lahir di wilayah asosiasi itu, ibu kandung atau ayahnya lahir di wilayah asosiasi itu, nenek atau kakeknya lahir di wilayah asosiasi itu, atau telah tinggal di wilayah asosiasi itu.

FIFA juga menetapkan lama menetap di wilayah asosiasi yaitu minimal tiga tahun sebelum usia 10 tahun, lima tahun untuk usia 10-18 tahun, dan lima tahun sejak usia 18 tahun.

Karena Marc Klok baru datang ke Indonesia sejak April 2017, maka ia masih membutuhkan enam bulan lagi untuk bisa membela Timnas Indonesia.

“Dia harus lima tahun tinggal di Indonesia,” jelas Indra Sjafri.

x

Check Also

Timnas Indonesia Belum Bisa Kibarkan Merah Putih di Piala AFF 2020?

Jakarta – Timnas Indonesia kemungkinan besar belum bisa mengibarkan Bendera Merah Putih di ajang Piala ...