Home > Berita Liga Inggris > Manchester United > Strategi Ralf Rangnick Tidak Cocok Bagi Cristiano Ronaldo Yang Malas Bergerak

Strategi Ralf Rangnick Tidak Cocok Bagi Cristiano Ronaldo Yang Malas Bergerak

Manchester – Legenda Arsenal, Paul Merson, menilai bila Manchester United benar-benar mendatangkan Ralf Rangnick untuk mengganti posisi Ole Gunnar Solskjaer maka akan menjadi malapetaka bagi Cristiano Ronaldo.

Sebelumnya, manajemen Manchester United dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Ralf Rangnick untuk menangani Setan Merah hingga akhir musim 2021/22 mendatang.

Bahkan kedatangan Ralf Rangnick dilaporkan tinggal menunggu waktu saja sebab pelatih asal Jerman ini sedang mengurus izin kerja untuk bisa melatih Manchester United.

Ralf Rangnick selama ini dikenal sebagai pelatih yang ketat menarapkan strategi gegenpressing atau counter pressing, dengan meminta para pemainnya untuk selalu menekan pemain lawan, baik saat menyerang maupun saat kehilangan bola.

Menurut Daily Telegraph, Ralf Rangnick akan menyiapkan jam besar di markas latihan Manchester United, di Carrington. Ralf Rangnick mengharuskan para pemain MU merebut bola dari kaki pemain lawan, paling lama 8 detik, saat mereka kehilangan bola.

Setelah bola berhasil direbut kembali, skuad MU harus membuat peluang di depan gawang lawan, paling lama 10 detik.

Tentu saja strategi ini menurut Paul Merson akan menguras tenaga para pemain Setan Merah karena harus terus bergerak meski di saat kehilangan bola.

Strategi ini khususnya tidak akan cocok bagi Cristiano Ronaldo yang . . . . . . selama ini malas untuk bergerak merebut bola dari kaki lawan, dan lebih banyak menunggu suplai bola ke arahnya.

Karena itu, dengan strategi ini Cristiano Ronaldo terancam lebih banyak dicadangkan oleh Ralf Rangnick bila cara bermainnya tidak berubah.

Melihat kondisi ini, Paul Merson menilai Cristiano Ronaldo tidak akan bertahan lama di Manchester United bila Setan Merah menerapkan strategi counter pressing.

“Cristiano Ronaldo ingin mengakhiri kariernya di Liga Champions. Man United mungkin semakin sulit lolos ke Liga Champions jika dihancurkan Chelsea akhir pekan ini,” kata Paul Merson kepada Daily Post, Minggu (28/11/2021).

“Cocok bagi semua pihak jika Cristiano Ronaldo meninggalkan Manchester United. Terlebih jika Mauricio Pochettino yang ditunjuk sebagai pelatih dan ia ingin melakukan pressing dari depan, Anda tak bisa mengandalkan Cristiano Ronaldo,” lanjut Paul Merson.

x

Check Also

Rio Ferdinand Menilai Manchester United Terlalu Lembek Terhadap Pemainnya

Manchester – Mantan pemain Manchester United di era tahun 2002-2014, Rio Ferdinand, mengungkapkan masalah sebenarnya ...