Home > Berita Bola > Maksa ! Laga Belenenses SAD vs Benfica Berjalan Dengan Tidak Imbang 9 vs 14 Karena Covid 19

Maksa ! Laga Belenenses SAD vs Benfica Berjalan Dengan Tidak Imbang 9 vs 14 Karena Covid 19

Jakarta – Pada saat pekan ke-12 Liga Portugal antara Belenenses SAD vs Benfica di Jamor National Sports Center, Minggu (28/11/22), otoritas sepak bola setempat memilih untuk meneruskan laga meski pemain dan staf Belenenses terkena virus Covid-19 .

Dari hasil pemeriksaan, didapati total ada 14 orang pemain dan staf Belenenses yang terjangkit virut tersebut.Para pemain dan staf itu tentu saja harus diisolasi. Laga pun diprediksi akan ditunda karena Belenenses tak punya cukup pemain untuk berlaga lawan Benfica.

Tetapi kenyataan laga Belenenses vs Benfica dinyatakan terus dilanjutkan.Keputusan ini tentu saja menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya Belenenses cuma bisa menurunkan sembilan pemain saja di laga tersebut. Dua di antaranya adalah pemain di posisi kiper.

Akhirnya laga tersebut berjalan dengan tidak seimbang, dalam 24 detik saja, Benfica bisa mencetak gol melalui bunuh diri Eduardo Kau.Kemudian, mereka menambahkan enam gol. Haris Seferovic mencetak brace, Darwin Nunez mencatatkan hattrick dan Julian Weigl menambahkan satu gol.Parahnya semua gol tersebut tercipta di babak pertama saja.

Pada babak kedua skuad Belenenses terlihat jelas tak bisa melanjutkan permainan di babak kedua. Pasalnya dari sembilan, hanya ada tujuh pemain saja yang balik ke lapangan untuk berlaga menghadapi Benfica.

Wasit kemudian memulai jalannya laga. Namun tak berselang lama, pertandingan terhenti karena ada salah satu pemain Belenenses yang tumbang . . . . . . karena cedera, entah beneran atau tidak.

Karenanya wasit akhirnya tak bisa melanjutkan pertandingan dan menghentikan laga karena aturan mengatakan bahwa sebuah tim tak bisa terus memainkan sebuah laga tanpa minimun adanya tujuh pemain di atas lapangan.

Sebelum laga dimulai para pemain Belenenses mengeluarkan sebuah pernyataan. Mereka menyindir keputusan liga yang tetap menggelar laga lawan Benfica.

“Sepak bola hanya punya hati jika kompetitif. Sepak bola hanya punya hati jika benar-benar sportif.”

“Sepak bola hanya memiliki hati ketika itu adalah contoh kesehatan masyarakat. Hari ini, sepak bola kehilangan hatinya.” Demikian pernyataan para pemain Belenenses, seperti dilansir Sky Sports.

Setelah pertandingan tersebut selesai, presiden Benfica Rui Costa angkat bicara. Ia mengatakan laga ini merupakan noda bagi persepakbolaanPortugal.

“Saya menyesali apa yang terjadi hari ini, babak kelam bagi sepak bola Portugal dan negara itu sendiri,” katanya seperti dilansir BBC.

Costa menyebut seharusnya operator liga dan otoritas kesehatan setempat bisa mempunyai wewenang untuk menunda laga tersebut.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

FK Senica Resmi Perpanjang Kontrak Egy Maulana Vikri Hingga 2023

Jakarta- FK Senica resmi memperpanjang kontrak pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, hingga 18 bulan ...