Home > Berita Liga Indonesia > Ketua Umum PSSI : Bila Ada Wasit Yang Main Suap, Tamat Karirnya!

Ketua Umum PSSI : Bila Ada Wasit Yang Main Suap, Tamat Karirnya!

Jakarta – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan peringatan keras kepada para wasit agar tidak main-main dengan suap karena sanksi berat akan langsung mereka terima.

Hal ini diungkapkan Mochamad Iriawan saat menggelar pertemuan dengan seluruh wasit Liga 1 2021 di Hotel Swissbell, Solo, Rabu (17/11/2021).

Mochamad Iriawan menegaskan, bila ada wasit yang terlibat suap maka sudah bisa dipastikan akan berakhir akhirnya.

“Kami pastikan bila ada wasit atau asisten wasit yang bermain seperti itu (menerima suap) akan tamat kariernya di perwasitan Indonesia,” kata Mochamad Iriawan.

“Saya ingin sepak bola Indonesia yang bersih,” lanjut pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

“Ini komitmen saya mau mencalonkan menjadi Ketum PSSI, makanya sekarang kami sudah melakukan MoU dengan Polri,” lanjut Iwan Bule.

PSSI sendiri telah mengambil kebijakan untuk mencegah adanya penyuapan yang melibatkan wasit dengan menaikkan gaji para wasit.

Untuk diketahui, wasit tengah kini menerima gaji sebesar Rp 10 . . . . . . juta/pertandingan, asisten wasit Rp 7,5 juta rupiah/pertandingan, wasit cadangan Rp 5 juta/pertandingan, dan pengawas wasit Rp 5 juta/pertandingan.

Angka ini merupakan yang tertinggi di sepanjang sejarah perwasitan di Indonesia.

Sementara itu sebagai langkah penindakan, PSSI kini bekerja sama dengan Polri untuk memberantas mafia bola di Indonesia.

“Pada malam ini juga ada penandatanganan pakta integritas agar semua wasit-wasit terbaik Indonesia tidak melakukan tindakan yang mencoreng federasi dan tentu nama baik kalian,” kata Iwan Bule.

“Tolong jaga itu,” tandasnya.

x

Check Also

PT LIB Pastikan VAR Akan Digunakan Pada Musim Depan

Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan teknologi Video Assistant Referee (VAR) akan segera ...