Home > Berita Liga Inggris > Manchester United > Solskjaer Mulai Menaruh Kekecewaan Pada Manajemen MU ?

Solskjaer Mulai Menaruh Kekecewaan Pada Manajemen MU ?

Manchester – Ole Gunnar Solskjaer mendapat dukungan besar dari manajemen klub meski performa Manchester United sedang buruk belakangan ini. Namun sebaliknya, Solskjaer diketahui tidak sreg dengan mereka.

Pada akhir pekan kemarin, Manchester United menelan kekalahan keempat dari tujuh pertandingan terakhirnya di semua kompetisi musim ini. Hasil buruk tersebut datang dari Leicester City dengan skor 2-4.

Kekalahan tersebut membuat Solskjaer semakin terpojok. Mayoritas fans Manchester United menyuarakan #OleOut dengan lantang, dengan harapan manajemen klub segera menendang Solskjaer dari kursi kepelatihan.

Sayangnya, harapan fans takkan terkabul. Setidaknya dalam waktu dekat ini. Sebab menurut beberapa laporan, diketahui bahwa manajemen klub masih memiliki kepercayaan yang tinggi kepada pria berkebangsaan Norwegia tersebut.

Bentuk dukungan dari manajemen klub sudah terpampang dengan sangat nyata sedari bursa transfer musim panas kemarin. Mereka mendatangkan banyak pemain berkualitas, seperti Jadon Sancho, Raphael Varane dan Cristiano Ronaldo.

Namun diam-diam, seperti yang dilaporkan Manchester Evening News, Solskjaer tidak puas dengan kinerja klub. Ini disebabkan oleh kegagalan manajemen dalam merekrut gelandang baru.

Lini tengah memang sedang menjadi permasalahan pelik buat Manchester United. Mereka telah menggelontorkan dana 450 juta pounds, namun gelandang seperti Fred, Scott McTominay, hingga Donny van de Beek masih belum memuaskan.

Solskjaer sudah berusaha mencari solusi dengan memakai materi . . . . . . yang sudah ada. Menurut catatan Metro.co.uk, sang pelatih sudah mencoba tujuh kombinasi gelandang berbeda musim ini. Tidak satupun yang berhasil.

Bukan cuma Solskjaer, publik pun sebenarnya tahu bahwa lini tengah merupakan sumber masalah buat Manchester United. Eks Newcastle, Alan Shearer, yakin kalau Manchester United salah karena tidak merekrut gelandang baru.

“Itulah masalah Manchester United musim lalu, mereka tidak melakukan investasi di posisi itu dan terjadi lagi,” tuturnya dalam Match of the Day setelah Manchester United tumbang di tangan Leicester.

“Tidak ada yang benar-benar sanggup melakukan tekanan dan mengambil alih kendali dari depan. Anda tidak bisa melakukan itu di Premier League.”

“Mereka akan selalu mencetak gol, Man United, karena penyerang cemerlang yang mereka miliki. Tapi anda takkan mampu melakukan tekanan kalau tidak memiliki sifat yang agresif,” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Mampu Imbangi Chelsea Dinilai Jadi Momentum Kebangkitan Manchester United

Manchester – Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai hasil imbang pada laga Chelsea vs Manchester ...