Home > Berita Liga Inggris > Newcastle United > Newcastle United Tidak Akan Belanja Banyak Dalam Bursa Transfer Mendatang Karena Alasan Ini

Newcastle United Tidak Akan Belanja Banyak Dalam Bursa Transfer Mendatang Karena Alasan Ini

Inggris – Newcastle United kini dikaitkan dengan sejumlah nama. Usai diakuisisi oleh PIF (Public Investment Fund) beberapa waktu lalu di kala jeda internasional Oktober berlangsung, The Magpies erat dikabarkan akan memperbaiki timnya dengan melakukan perekrutan pemain baru.

Newcastle saat ini menjadi klub kaya raya baru di Inggris.Mereka mempunyai kekuatan finansial yang melebihi Manchester City dan PSG. PIF dimiliki oleh Pangeran Mohammed Bin Salman, yang merupakan Pangeran Arab Saudi.

Pangeran Mohammed Bin Salman mempunyai Kekayaannya mencapai 320 miliar poundsterling. Karenanya Newcastle secara harafiah dapat merekrut pemain-pemain top di Eropa dan tidak perlu mengkhawatirkan banderol mereka.

Namun hal tersebut tidak akan langsung terjadi, namun pemilik baru ingin melakukannya secara bertahap.Saat ini yang menjadi fokus utama mereka adalah infrastruktur dan akademi.Mengartikan jelang bursa transfer musim dingin (Januari 2022), Newcastle tidak akan belanja pemain jor-joran. Apalagi menurut laporan Daily Telegraph dana belanja mereka tidak banyak.

Disinyalir pemilik klub hanya akan memberikan budget 50 juta poundsterling untuk dana transfer Januari 2022. Itu unik, sebab Newcastle kabarnya bisa membelanjakan sebesar 190 juta poundsterling tanpa melanggar aturan FFP (Financial Fair Play).

Pemilik baru Newcastle tak mau gegabah menghabiskan uang dengan jumlah besar untuk merekrut pemain. Mereka ingin membangun skuad dengan perlahan dan tentunya merekrut pemain sesuai kebutuhan.

Newcastle diperkirakan hanya akan merekrut satu-dua pemain dengan dana tersebut. Kabarnya, Newcastle arahan Steve Bruce tertarik memboyong bek andalan Burnley James Tarkowski serta mengintip peluang meminjam Donny van de Beek dari Manchester United.

Pihak klub . . . . . . juga menegaskan akan tetap mengandalkan Steve Bruce sebagai manajer. Bruce yang telah menjalani laga ke-1000 sebagai manajer sudah menangani Newcastle sejak 2019.

“Kami memiliki pekan yang sangat sibuk meninjau bisnis dan mengenal orang-orang dan sangat penting bagi kami untuk terus bersabar dan mempertimbangkan dalam pendekatan kami,” kata pemilik baru Newcastle, Amanda Staveley di laman resmi klub.

“Perubahan tidak selalu terjadi dalam semalam, itu membutuhkan waktu dan kami mengikuti rencana yang dipertimbangkan dengan cermat. dan strategi.”

“Kami bertemu Steve dan para pemain pada hari Senin dan telah memberi mereka waktu dan ruang minggu ini untuk fokus mempersiapkan pertandingan yang sangat penting pada hari Minggu.”

“Steve sangat profesional dalam urusan kami dengannya dan dia serta tim pelatihnya akan mengambil alih tim pada hari Minggu.”

“Jika kami membuat perubahan apapun ke depan, Steve akan menjadi yang pertama tahu, tetapi sementara itu, kami berharap yang terbaik untuknya di laga ke-1000 sebagai manajer. Kami mendukung Anda.”

“Terima kasih atas sambutan hangat yang Anda berikan kepada kami. Kami tidak sabar untuk berada di St. James’ Park bersama Anda,” urai Staveley.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

Nama Paulo Fonseca Disebut Sebagai Kandidat Kuat Pelatih Baru Newcastle United

Jakarta – Newcastle United akhirnya secara resmi mengumumkan salam perpisahan deengan sang pelatih, Steve Bruce. ...