Home > Berita Liga Inggris > Newcastle United > Newcastle United Dikuasai Arab Saudi, Liverpool dan MU Protes

Newcastle United Dikuasai Arab Saudi, Liverpool dan MU Protes

Manchester – Newcastle United kini memiliki bos baru setelah Pangeran Arab Saudi Mohammed Bin Salman melalui konsorsiumnya, Public Investment Fund, mengambil alih kepemilikan saham Mike Ashley.

Dengan akuisisi ini, Mohammed Bin Salman secara resmi menguasai 80 persen saham Newcastle United sejak Kamis (7/10/2021). Sementara itu, 20 persen saham The Toon Army lainnya masih dikuasai Amanda Staveley dan The Rueben Brothers.

Kedatangan Arab Saudi ke Liga Inggris mendapat kecaman dari para pegiat Hak Asasi Manusia yang menyoroti catatan pelanggaran HAM Arab Saudi.

Baca juga : Mike Ashley Buka Suara Mengapa Jual Newcastle United

Selain itu, beberapa klub papan atas Inggris, seperti Liverpool, Manchester United, Arsenal, dan Tottenham Hotspur juga dilaporkan menentangnya dan siap berbicara dengan Premier League.

Sebelumnya, PIF yang memiliki aset hingga Rp 6.000 triliun ini dipercaya akan mengubah Newcastle United menjadi klub yang disegani, baik di Liga Inggris maupun kompetisi Eropa.

Penjualan Newcastle United . . . Gabung . . . ke Pangeran Mohammed Bin Salman ini disambut gembira fans The Magpies karena mereka optimis klub kesayangannya itu akan berubah menjadi kekuatan baru.

“Yang terpenting, anda bisa berharap ambisi. Seperti Anda, kami ingin membuat tim sukses yang konsisten. Kami di sini untuk membangun sukses jangka panjang,” kata Gubernur PIF, Yasir Al-Rumayyan.

“Memiliki klub ini bukan tanggung jawab yang kami anggap enteng, dan kami tidak akan melupakan betapa pentingnya menjadi bagian Newcastle. Kami akan fokus pada hal itu agar menghadirkan sukses jangka panjang,” lanjutnya.

x

Check Also

Newcastle United Bakal Borong Pemain Liga Italia?

Newcastle – Setelah 80 persen sahamnya diakuisisi oleh konsorsium Public Invesment Fund (PIF) milik Mohammed ...