Home > Berita Liga Indonesia > Komisi Disiplin PSSI Akan Sidangkan Insiden Perselisihan Bhayangkara FC dan Persib Bandung

Komisi Disiplin PSSI Akan Sidangkan Insiden Perselisihan Bhayangkara FC dan Persib Bandung

Jakarta – Komisi Disiplin PSSI berencana akan menyidangkan kasus perselisihan yang terjadi antara COO Bhayangkara FC Sumardji dengan Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts.

Insiden tersebut terjadi seusai laga antara Bhayangkara FC vs Persib Bandung, pada Sabtu (17/10/2021) lalu.
Saat itu, COO Bhayangkara Sumardji mendatangi pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, seusai laga, karena terprovokasi ucapan dari arah bench Persi.

Keduanya sempat terjadi adu mulut dan terlihat Sumardji menyodorkan mulutnya ke arah wajah Robert, yang semula diduga oleh banyak pihak bahwa Sumardji meludahi pelatih asal Belanda itu.

Namun permasalahan tersebut sudah diselesaikan dengan damai. Pihak Persib telah meminta maaf kepada Bhayangkara FC dan memastikan Sumardji tidak meludahi Robert Alberts.

Meski demikian, Komisi Disiplin PSSI tetap akan menyidangkan kasus ini dan akan menjatuhkan sanski kepada pihak yang bersalah.

“Ini sebenarnya dari Bhayangkara FC membuat suatu gerakan dengan mendatangi saudara Robert. Tetapi hanya dengan teriak saja dan ini diakui juga oleh Robert dari pelatih Persib,” kata Ketua Komdis PSSI Erwin L. Tobing saat memberikan keterangan pers, Rabu (20/10/2021).

“Bahwa official dari Bhayangkara hanya . . . . . . kelihatan emosi, tetapi tidak melakukan apa-apa, saya lihat videonya tidak meludah juga. Itu diakui keduanya. Robert juga menjelaskan tidak ada meludah,” jelasnya.

Erwin memastikan akan ada sanksi bagi pihak-pihak yang terbukti bersalah, baik dari pihak Bhayangkara FC maupun Persib.

“Untung tidak ada penonton, kadang-kadang kalau ada banyak penonton bisa bahaya. Tindakan official Bhayangkara dengan mendatangi Robert itu sebenarnya tidak harus terjadi. Karena bisa mengundang reaksi dari yang lainnya,” ujar Erwin.

“Begitu juga dari official Persib, melonjak marah dan berekspresi dengan muka mengejek ke arah pihak lawan. Ini kan perbuatan yang mengarah pada provokasi. Jadi kami sidangkan dan putusannya akan kami kirimkan ke masing-masing klub,” lanjutnya.

x

Check Also

Dianggap Kalah WO Lawan Persis Solo, PSG Pati Ajukan Banding

Jakarta – PSG Pati mengajukan banding atas putusan Komisi Displin PSSI yang memutuskan Java Army ...