Home > Berita Liga Champions > Koeman Angkat Bicara Soal Kebiasaan Ansu Fati Pamer Skill

Koeman Angkat Bicara Soal Kebiasaan Ansu Fati Pamer Skill

Madrid – Ansu Fati punya peluang mencetak gol saat Barcelona berjumpa Dynamo Kiev pada matchday ketiga Grup E Liga Champions 2021/2022. Tapi, Ansu Fati memilih pamer skill dan peluang yang didapat gagal menjadi gol.

Koeman

Barcelona sukses mengalahkan Dynamo Kiev dengan skor 1-0 pada duel yang digelar di Camp Nou, Rabu (20/10/2021) malam WIB. Gol semata wayang yang diciptakan Gerard Pique di babak pertama sudah cukup untuk membawa Barcelona meraih tiga poin.

Ini adalah kemenangan pertama Barcelona di Liga Champions musim ini. Pada dua laga fase grup sebelumnya, klub asal Catalan itu selalu kalah dengan skor 3-0. Kini Barcelona berada di posisi ketiga klasemen Grup E.

Barcelona punya beberapa peluang emas untuk bisa membuat keunggulan menjadi lebih dari satu gol. Namun, mereka tak cukup efektif dalam memanfaatkan peluang. Salah satu peluang terjadi pada menit ke-53.

Ansu Fati memberi tekanan pada kiper Georgi Bushchan. Bola kemudian susah payah direbut Memphis Depay dan diberikan pada Fati. Ada peluang mencetak gol yang terbuka, baik lewat Fati langsung atau diumpan pada Coutinho dan Luuk de Jong.

Namun, Ansu Fati justru memilih pamer skill lebih dulu. Hasilnya, Fati gagal memanfaatkan peluang menjadi gol De Jong dan Coutinho tampak kecewa dengan keputusan rekannya itu karena tidak memberi umpan.

“Kegagalan tersebut menunjukkan bahwa Ansu Fati masih kekurangan sesuatu, dan itu normal. Anda harus berpikir bahwa dia sudah lama absen, cedera, dan dia butuh waktu. Selain itu, dia akan berusia 19 tahun [pada 31 Oktober],” ucap pelatih Barcelona, . . . . . . Ronald Koeman.

Ansu Fati memang baru sembuh dari cedera. Akhir pekan lalu, dia tampil bagus dan mencetak gol ke gawang Valencia. Tapi, mengingat usia dan pengalaman yang dimiliki, Koeman ingin Fati tidak dibandingkan dengan Lionel Messi.

“Anda tidak bisa memintanya untuk memecahkan apa yang kami lewatkan dan mengisi celah yang ditinggalkan oleh Messi. Anda harus melihatnya selangkah demi selangkah, Anda tidak bisa mengharapkan keajaiban,” ucap pelatih asal Belanda.

“Ansu Fati perlu bekerja untuk kembali pada performa terbaik dan dia masih 19 tahun,” tegas eks pelatih Everton tersebut.

Ansu Fati adalah masa depan Barcelona. Hal tersebut bukan hanya tampak dari kepercayaan klub memberinya nomor punggung 10. Tapi, Fati juga baru saja mendapatkan perpanjangan kontrak. Dia akan berada di Camp Nou hingga 2027 nanti.

Satu yang menarik dari perpanjangan kontrak Ansu Fati adalah besaran klausul rilis dalam kontraknya. Barcelona nampaknya enggan Fati dibajak tim lain. Sehingga mereka memasang klausul rilis bernilai 1 miliar Euro dalam kontraknya.

Fati mengikuti jejak Pedri yang beberapa hari yang lalu mendapatkan klausul rilis yang sama dalam kontraknya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Juventus Kalah Telak 0-4 Dari Chelsea, Yang Terburuk di Liga Champions

London – Juventus kalah telak dengan skor 0-4 saat tandang ke markas Chelsea di Stamford ...