Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Kasihan, Salary Cap Barcelona Tidak Ada Apa-Apanya Dengan Milik Real Madrid

Kasihan, Salary Cap Barcelona Tidak Ada Apa-Apanya Dengan Milik Real Madrid

Barcelona – Krisis keuangan Barcelona memang belum tuntas karea itu mereka membatasi pemberian gaji pemain dengan sangat ketat,dan nilainya hanya seperdelapan dari milik Real Madrid.

LaLiga sebagai otoritas kompetisi menerapkan aturan salary cap karena adanya pandemi COrona-19. Ini dilakukan agar keuangan klub tetap sehat dan mencegah kebangkrutan

Barcelona merupakan salah satu klub yang terkena imbasnya, mereka memiliki utang lebih dari 1 miliar euro dan kesulitan membayar karena pemasukan klub menjadi seret

Akibatnya Barcelona pun gagal mendatangkan pemain top musim panas ini dan bahkan harus kehilangan Lionel Messi, serta memangkas gaji para pemain senior. Barcelona tercatat mengalami kerugian sekitar 481 juta euro di awal tahun ini, meleset 200 juta euro dari perkiraan awal auditor PricewaterhouseCoopers.

Karenanya LaLiga pun kembali menurunkan salary cap Barcelona menjadi hanya 97 juta euro atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk semusim. Inilah mengapa mereka juga melepas Miralem Pjanic dan Antoine Griezmann musim panas lalu, yang punya tagihan gaji besar.

Barcelona di musim lalu masih punya batasan gaji sekitar 382 juta euro atau sekitar Rp 6,3 triliun. Sebelum pandemi, Barcelona jadi tim dengan totalan salary cap, sekitar 600 juta euro atau sekitar Rp 9,9 triliun.

Kini status salary cap tertinggi jadi milik . . . Gabung . . . rivalnya, Real Madrid, di angka 739 juta euro atau Rp 12,2 Triliun. Angka tersebut nyaris delapan kali lipat dari salary cap Barcelona musim ini.

Tidak heran jika Real Madrid dikabarkan akan mendatangkan Kylian Mbappe musim panas kemarin dan sudah siap menggelontorkan dana 200 juta euro, tapi masih ditolak Paris Saint-Germain.

Baca juga : Ronald Koeman Dipecat! Siapakah Yang Akan Menduduki Kursi Pelatih Barcelona?

Padahal musim lalu Real Madrid punya salary cap tak sampai 500 juta euro. Ini semua karena Madrid mampu melepas beberapa pemain baik itu dengan biaya transfer atau cuma-cuma.

Ditambah lagi Madrid tidak membelanjakan uangnya sama sekali di bursa transfer musim 2020/2021. Ironisnya salary cap Barcelona cuma tertinggi ketujuh di Liga Spanyol, masih kalah dari Villarreal dan Real Sociedad.(Ara-Satupedia.com)

 

x

Check Also

Nemanja Matic

Nemanja Matic Jadi Pilihan Barcelona Karena Harganya Yang Miring

Barcelona – Pada saat ini Barcelona sedang menghadapi masalah keuangan klub yang pelik karena efek ...