Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Jurgen Klopp Belum Puas Dengan Aturan Baru Karantina di Inggris

Jurgen Klopp Belum Puas Dengan Aturan Baru Karantina di Inggris

Liverpool – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku belum puas dengan aturan karantina baru yang dibuat pemerintah Inggris yang saat ini sedikit dilonggarkan bagi pemain sepak bola.

Seperti diketahui, sebelumnya banyak klub yang melarang pemainnya yang berasal dari Amerika Latin untuk membela timnasnya masing-masing pada jeda internasional.

Langkah ini diambil klub karena kawasan Amerika Latin termasuk di dalam daftar merah pemerintah Inggris terkait pandemi COVID-19. Hal ini mengakibatkan pemain yang kembali dari wilayah tersebut harus menjalani karantina terlebih dahulu selama 10 hari. Hal ini tentu saja merugikan klub karena tidak bisa memainkan pemain tersebut.

Pemerintah Inggris lalu melakukan perubahan soal kebijakan karantina dengan mengizinkan para pemain yang sudah menerima dua dosis vaksinasi COVID-19.

Meski demikian, dalam aturan baru tersebut, para pemain tetap harus berada di bubble, yakni di kompleks latihan klub, dan tidak diperbolehkan pulang ke rumah selama 10 hari. Dalam hal ini, pemain hanya diperbolehkan keluar kompleks latihan untuk berlatih dan bertanding.

Terkait kebijakan baru ini, Klopp mengaku tetap tidak puas karena selama ini pihak klub sudah menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, kebijakan karantina seperti di Inggris ini tidak diberlakukan di Prancis, Jerman, atau Spanyol.

“Menurut saya itu bukanlah solusi yang bagus,” kata Jurgen Klopp.

“Brasil, Georgia, dan beberapa negara memang masuk daftar merah di Inggris, tapi mereka bukan negara terlarang untuk . . . Gabung . . . Prancis, Jerman, atau Spanyol. Para pemain bisa langsung kembali bermain. Negara-negara itu juga banyak pemainnya yang pergi, lalu bisa kembali, dan hidup seperti biasanya,” sambungnya.

“Para pemain sudah disiplin berada di bubble. Mereka pun di sini ditempatkan di bubble, demikian juga saat membela timnas.”

“Yang saya sangat tidak suka adalah sepertinya ini tidak dipersiapkan secara matang. Saya berpikir ada seseorang dari pemerintahan yang coba memberikan usul berkata ‘omong-omong, kami masih harus mengurus soal para pesepakbola itu’, dan ada yang bilang ‘lo, memangnya ada masalah dengan mereka?” lanjut Klopp

“Mereka bilang, mereka bermain di negara zona merah dan mereka tidak ingin dikarantina 10 hari di hotel. So, mereka cuma bilang ‘Yaudah, biarkan mereka ke hotel lainnya’.”

“Saya tidak berharap pemerintah 100 persen ikut memikirkan soal situasi Premier League, soal pemain tertentu. Tapi Premier League harus memperjuangkan para pemain kami. Tapi, faktanya tidak seperti itu,” tutup Jurgen Klopp.

x

Check Also

Eks Liverpool Desak Mantan Timnya Tersebut Untuk Segera Beri Moh Salah Kontrak Baru

Liverpool – Jamie Carragher, mantan pemain Liverpool mendesak agar mantan timnya tersebut untuk segera mengikat ...