Home > Berita Liga Spanyol > Barcelona > Josep Maria Bartomeu Biang Kerusakan Barcelona Dan Tinggalkan Beban Berat Untuk Joan Laporta

Josep Maria Bartomeu Biang Kerusakan Barcelona Dan Tinggalkan Beban Berat Untuk Joan Laporta

Barcelona – Saat ini Barcelona sedang mengalami krisis keuangan hebat dan menyebabkan mereka harus melepas sejumlah pemainnya dan salah satunya adalah Lionel Messi yang kini bermain di PSG.

Kondisi tersebut erat dikaitkan dengan Josep Maria Bartomeu adalah salah satu individu yang bertanggung jawab besar terhadap kesulitan Barcelona saat ini. Dia meninggalkan warisan utang dan kekacauan dalam klub.

Pada bulan Oktober 2020 lalu, Bartomeu memilih turun dari kursi presiden Barcelona. Saat itu sudah dilangsungkan mosi tidak percaya terkait kepemimpinan Bartomeu, tapi dia memilih turun sendiri sebelum mengetahui hasil resminya.

Bartomeu sudah terlibat konflik dengan Lionel Messi dalam beberapa tahun terakhir sebelum kepergiannya.Barcelona mendapatkan tiga warisan buruk, baik di bidang olahraga, ekonomi, maupun institusional. Barca mengalami kerusakan yang sangat parah karena ulah Bartomeu dan bawahannya.

Bartomeu meninggalkan utang untuk Barcelona. Blaugrana baru saja melaporkan kerugian finansial dengan utang sebesar 1,35 miliar euro dan saldo minus 481 juta euro.

Kepergian Bartomeu juga meninggalkan manajemen buruk yang membuat klub berada dalam risiko. Sebagai mantan presiden, Bartomeu layak disebut kurang bertanggung jawab.Cara kerja Bartomeu dan timnya cukup menyedihkan. Setiap . . . Gabung . . . keputusan tampaknya diambil tanpa mempertimbangkan masa depan klub, hanya demi uang.

Tradisi yang sudah lama dipegang oleh Barca dengan mudahnya dirusak Bartomeu.

Joan Laporta sebagai presiden baru Barca , kini yang harus menanggung semua warisan tersebut. Namanya sudah lama dikenal oleh fans Barca, Laporta kembali untuk melakukan pekerjaan lamanya.

Barca sudah mencoba memulihkan diri. Laporta melepas beberapa pemain, memotong gaji beberapa lainnya, dan mendatangkan pemain-pemain baru dengan gratis.

Kata Laporta dan manajemen baru, mereka bisa mengembalikan klub ke posisi seharusnya dalam 4-5 tahun ke depan. Rutenya jelas, percaya La Masia, pertahankan gaya main, dan berikan performa terbaik. Dengan kembalinya penonton ke stadion, artinya Barca juga bisa mendapatkan uang dari penjualan tiket.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

Gerard Pique Buat Rekor Gol Pertama Untuk Barcelona Saat Kalahkan Dynamo Kiev Di Liga Champions Musim Ini

Barcelona – Dalam partai matchday 3 fase grup Liga Champions 2021/22, Barcelona berhasil mengalahkan Dynamo ...