Home > Berita Liga Indonesia > Arema FC > Jelang Seri Kedua BRI Liga 1, Arema FC Digenjot Latihan Fisik

Jelang Seri Kedua BRI Liga 1, Arema FC Digenjot Latihan Fisik

Malang – Menjelang akan dimulainya seri kedua BRI Liga 1 2021/22, para pemain Arema FC menjalani pemusatan latihan yang digelar di Batu, Malang, sejak tanggal 9 hingga 12 Oktober 2021.

Selain evaluasi teknik dan strategi permainan, para pemain Arema FC juga digenjot dengan latihan fisik yang didampingi oleh Strengh And Conditioning Coach, Faris Pamungkas Wicaksono, S.Or, M. Kes, AIFO.

Menurut Faris, latihan dilakukan dengan menggunakan sport science agar pemain bisa terus menjaga kualitas fisiknya meski harus berlatih secara mandiri.

“Materi ini tentunya penting untuk pemain untuk mengelola sistem energinya guna mengelola performence fisik dalam menghadapi pertandingan dengan baik,” kata Faris.

“Performence yang baik untuk menjaga kosentrasi atau fokus pemain dalam menghadapi setiap pertandingan,” lanjutnya.

Latihan fisik tersebut dilakukan dengan beberapa tahap. Tahap pertama yakni pemanasan atau warming up, yang meliputi pemanasan dinamic dengan metode samba, pemanasan mobility, core dan diakhiri dengan strength.

Setetelah itu, masuk ke tahapan latihan menggunakan beban, dimana seluruh pemain Arema FC dibagi ke dalam empat kelompok yang masing-masing kelompok didampingi instruktur.

Latihan dengan menggunakan beban diawali dengan latihan penguatan kaki berupa back squat dan Db Goblet Squat dengan beban 12 . . . Gabung . . . kilogram.

Latihan upper body atau latihan kekuatan perut dilakukan dengan Shoulder Press dengan beban 5 kg, Db Bench Press 7,5 kg, terakhir Plate Russian Twist with Bench dengan beban 5 kg.

Sementara latihan penguatan otot dan sendi dilakukan dengan gerakan deadlift, Db Hip Thrust dengan beban 12 kg, dan Plate RDL Deadlift dengan beban 20 kg.

Selain itu, Faris juga menambahkan, selain pengetahuan soal metode latihan fisik, nutrisi yang sehat dan cukup juga penting untuk menunjang endurance pemain.

“Program harian ini untuk melatih kemandirian pemain, agar pemain menjadi terbiasa dan disiplin melakukan latihan fisik secara benar,” ucap Faris.

“Jika tidak disiplin dalam latihan fisik secara mandiri akan menurunkan performa, serta berpengaruh terhadap kemampuan otot dalam mengeluarkan power,” sambungnya.

x

Check Also

Hadapi PSM Makassar di Laga Perdana, Arema FC Bidik Kemenangan

Malang – Arema FC akan menghadapi PSM Makassar pada pekan pertama BRI Liga 1 2021/22, ...