Home > Timnas Indonesia > Dua Pemain Timnas Indonesia Diduga Melanggar Aturan Masa Karantina Mandiri

Dua Pemain Timnas Indonesia Diduga Melanggar Aturan Masa Karantina Mandiri

Jakarta – Dua orang pemain Timnas Indonesia, yakni Fachrudin Aryanto dan Irfan Jaya, diduga melakukan pelanggaran masa karantina mandiri setiba mereka di Tanah Air.

Sebelumnya, Fachrudin Aryanto dan Irfan Jaya, baru tiba di Tanah Air pada 12 Oktober lalu setelah memperkuat Timnas Indonesia pada laga play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan di Thailand pada 7 dan 11 Oktober 2021.

Sebagian pemain Timnas Indonesia langsung kembali ke Tanah Air pada 12 Oktober lalu, sedangkan sebagian yang lainnya langsung terbang ke Tajikistan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada laga Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Fachrudin Aryanto dan Irfan Jaya termasuk di dalam rombongan pemain Timnas Indonesia yang kembali ke Jakarta.

Namun ternyata hanya selang dua hari setelah pulang dari Thailand, Fachrudin Aryanto telah berlatih dengan Madura United. Sedangkan Irfan Jaya sudah bermain membela PSS Sleman di BRI Liga 1 2021/22, pada 15 Oktober lalu.

Terkait hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menegaskan bahwa tidak ada pengecualian dalam aturan karantina mandiri bagi mereka yang kembali dari perjalanan luar negeri, termasuk Timnas Indonesia.

“Semua pihak yang menjadi pelaku perjalanan internasional harus mengikuti peraturan yang ada, yaitu SE Satgas COVID-19 Nomor 20 Tahun 2021 termasuk di antaranya tentang persyaratan karantina kesehatan,” kata Wiku Adisasmito, Minggu (17/10/2021).

“Tidak ada pengecualian,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pakar Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut.

Bila melihat Surat Edaran bernomor 20 Tahun 2021 dari Satgas COVID-19 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi COVID-19 yang terbit pada 13 Oktober 2021, tertulis bahwa setiap pelaku perjalanan internasional harus dites ulang RT-PCR pada saat kedatangan dan diwajibkan menjalani karantina selama 5 x 24 jam.

Surat Edaran ini juga diperkuat Keputusan Ketua Satgas . . . . . . Penanganan COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk, Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Internasional per 13 Oktober 2021.

“Karantina dengan jangka waktu 5×24 jam dari negara asal dengan eskalasi kasus positifnya rendah dan karantina dengan jangka waktu 14×24 jam dari negara asal dengan eskalasi kasus positifnya tinggi,” demikian yang tertulis di dalam surat keputusan yang ditanda tangani oleh Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Ganip Warsito.

Sementara itu menurut keterangan Sekjen PSSI, Yunus Nusi, semua pemain Timnas Indonesia menjalani karantina setibanya dari Thailand.
“Para pemain Timnas Indonesia mengikuti karantina mandiri,” jelas Yunus Nusi, Sabtu (16/10/2021).

Namun Yunus Nusi meminta wartawan menanyakan langsung kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait jumlah hari yang dijalani para pemain Timnas Indonesia selama karantina mandiri.

“Saya sudah 20 hari di Papua, belum update. Pekan depan saya baru kembali ke Jakarta. Coba ditanyakan ke PT LIB,” jelas Yunus Nusi.

Di lain pihak, Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menjelaskan bahwa para pemain Timnas Indonesia, termasuk Fachrudin Aryanto, menggunakan pesawat carteran dan tidak bercampur dengan penumpang lainnya.

“Timnas Indonesia menggunakan pesawat carteran yang hanya berisi para pemain timnas. Mereka di tes swab sebelum berangkat dari Thailand,” ungkap Achsanul Qosasi, Sabtu (16/10/2021).

“Mereka juga tidak bercampur dengan penumpang umum lainnya. Itu alasan yang saya dengar dari tim,” jelasnya.

x

Check Also

Timnas Indonesia Belum Bisa Kibarkan Merah Putih di Piala AFF 2020?

Jakarta – Timnas Indonesia kemungkinan besar belum bisa mengibarkan Bendera Merah Putih di ajang Piala ...