Home > Berita Bola > Arteta Menyebut Bully Bisa Menghambat Karir Pelatih Muda

Arteta Menyebut Bully Bisa Menghambat Karir Pelatih Muda

London – Mikel Arteta mewanti-wanti bahwa para pelatih muda bakal terus ragu berkarier karena takut akan menjadi korban bully atau perundungan online yang marak terjadi sekarang ini.

Arteta

Sang manajer Arsenal telah mendapat banyak kritikan dalam 18 bulan terakhir dan baru-baru ini menyatakan kekecewaannya pada hujatan yang ditujukan ke Steve Bruce selama bertugas di Newcastle United.

Setelah dipecat oleh Newcastle pada Rabu (20/10) kemarin, Bruce mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa The Magpies bisa menjadi klub terakhir tempatnya bekerja karena efek pelecehan yang dilakukan fans kepada dirinya dan keluarga.

Dan Arteta, yang akan mendampingi Arsenal lawan Aston Villa di Liga Primer Inggris akhir pekan ini, meyakini bahwa masalah bully online bisa menyebabkan semakin banyak manajer, baik muda mau pun tua, memilih untuk tidak melanjutkan pekerjaan mereka.

Ketika ditanya apakah situasi seperti yang dialami Bruce dapat membuat pelatih muda takut berkarier, Arteta menjawab: “Ya, banyak orang berpikir seperti itu.”

“Saya punya banyak teman yang sedang menjalani kursus, yang ragu apakah mereka ingin mengambil tugas . . . . . . sebagai pelatih, atau merasa apakah lebih baik menjadi asisten atau yang lainnya.”

“Dan orang-orang yang sudah menjadi manajer, bahkan manajer berpengalaman pun mulai berpikir untuk tidak meneruskan pekerjaan mereka.”

“Bagi saya ini tidak boleh menjadi suatu penghalang, karena Anda takut dengan perlakuan yang akan Anda terima. Saya pikir kenikmatannya juga sebesar itu, yang seharusnya tidak menghentikan Anda.”

“Tetapi penting bagi kita untuk sedikit menjaga lingkungan dan meletakkan segalanya di tempat yang tepat. Jika tidak maka saya rasa nantinya tidak akan menjadi lebih baik.”

“Saya pikir malah akan jadi lebih buruk jika kita sekarang tidak melakukan apa-apa.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Direktur Marca Langsung Terbang Ke Paris Untuk Serahkan Trofi Pichichi Ke Lionel Messi

Jakarta – Pada Senin (29/11), Lionel Messi menerima trofi Pichichi kedelapan dari Direktur Marca Juan ...