Home > Berita Liga Indonesia > PT LIB Membuka Kesempatan Kepada Klub Liga 2 Yang Ingin Menjadi Tuan Rumah

PT LIB Membuka Kesempatan Kepada Klub Liga 2 Yang Ingin Menjadi Tuan Rumah

Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia akan segera menggelar kompetisi Liga 2 2021 pada akhir September ini.

PT LIB sudah menyusun sistem pertandingan yang nanti akan digunakan pada kompetisi Liga 1 2021.

Sebanyak 24 tim Liga 2 akan dibagi ke dalam empat grup dimana masing-masing grup terdiri dari 6 tim.

Kompetisi akan digelar dengan sistem double round robin, yang berarti setiap tim akan berhadapan dua kali dengan lawan di grup yang sama.

Hal ini diputuskan berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang digelar pada Selasa (7/9/2021) lalu di Kantor PSSI.

“Sesuai hasil rapat Exco PSSI pada 7 September 2021, diputuskan bahwa Liga 2 2021 dilaksanakan dengan format empat grup dan dengan sistem double round robin di babak penyisihan grup,” demikian isi surat PT LIB pada Rabu (8/9/2021).

Sementara itu, PT LIB juga menawarkan kepada klub Liga 2 yang ingin menjadi tuan rumah di babak penyisihan grup melalui surat bernomor 432/LIB-KOM/IX/2-21 perihal Bidding Tuan Rumah Babak Penyisihan Liga 2 2021.

“Untuk penetapan venue babak penyisihan Liga 2, PT LIB akan melakukan proses bidding ulang kepada klub yang berminat untuk menjadi tuan rumah babak penyisihan,” demikian isi surat bertanda tangan Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita itu.

Dalam persyaratan yang tercantum di dalam surat tersebut, setiap tim Liga 2 yang menawarkan diri menjadi tuan rumah harus membiayai penyelenggaraan pertandingan sesuai dengan protokol kesehatan. PT LIB akan memberikan subsidi . . . Gabung . . . senilai Rp 400 juta bagi klub yang bersedia menjadi tuan rumah di babak penyisihan.

“Tuan rumah juga harus menanggung biaya transportasi lokal untuk klub peserta dengan rincian satu unit bus untuk masing-masing klub untuk aktivitas pertandingan meliputi penjemputan, official training, pertandingan, dan kepulangan,” demikian pejelasan dalam surat PT LIB tersebut.

Selain itu, pihak tuan rumah juga harus mempersiapkan tiga lapangan latihan dan lima hotel untuk peserta yang biayanya ditanggung masing-masing klub.

“Merekomendasikan tiga lapangan latihan dengan kondisi yang baik serta representatif untuk peserta dengan biaya ditanggung masing-masing klub,” lanjut surat itu.

“Menginformasikan minimal lima hotel yang representatif untuk peserta dengan biaya ditanggung masing-masing klub,” sambungnya.

Batas waktu untuk pendaftaran klub tuan rumah akan ditunggu hingga Kamis (9/9/2021) ini. Sedangkan keputusan terkait klub pemenang bidding akan diumumkan pada manager’s meeting yang jadwalnya segera ditentukan.

“Adapun pengajuan dan kesediaan menjadi tuan rumah dari klub disampaikan secara tertulis kepada PT LIB selambat-lambatnya pada 9 September 2021 dan akan diputuskan secara resmi setelah dilakukan verifikasi venue dan bakal diumumkan saat manager’s meeting yang waktunya akan diinformasikan lebih lanjut,” demikian penjelasan PT LIB dalam suratnya.

x

Check Also

Aksi Brutal Syaiful Indra Cahya Jadi Sorotan Media Ternama Spanyol

Jakarta – Nama Syaiful Indra Cahya dan AHHA PS Pati FC beberapa hari ini menjadi ...