Home > Berita Liga Indonesia > Madura United > Meski Raih Kemenangan Perdana, Pelatih Madura United Sebut Timnya Pelu Diperbaiki

Meski Raih Kemenangan Perdana, Pelatih Madura United Sebut Timnya Pelu Diperbaiki

Jakarta – Madura United akhirnya berhasil meraih kemenangan perdana mereka di kompetisi BRI Liga 1 2021/22 setelah mengalahkan PSS Sleman.

Madura United menang 1-0 atas PSS Sleman pada laga pekan ke-4 BRI Liga 1 2021/22, yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (25/9/2021).

Gol tunggal pada laga tersebut dicetak oleh Jaimerson Xavier pada menit ke-58.

Seusai laga, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mengaku bersyukur karena akhirnya timnya bisa meraih kemenangannya yang pertama.

Sebelumnya, Laskar Sape Kerrab hanya bermain imbang melawan PSM Makassar dan Tira Persikabo, serta kalah dari Bhayangkara FC.

Menurut Rahmad Darmawan, para pemain Madura United sempat ragu-ragu di 20 menit pertama, sebelum kemudian berhasil mengusai permainan.

“Di awal-awal permaian tadi kita sempat ragu-ragu dalam bermain sehingga beberapa kali kesulitan mengembangkan permainan,” ujar Rahmad Darmawan, seusai laga.

“Tetapi setelah masa 20 lewat kami mulai bisa mengontrol ritme dan permainan,” lanjutnya.

Sedangkan di babak kedua, Laskar Sape Kerrab lebih leluasa mengembangkan permainan sehingga menghasilkan gol di menir ke-58.

Meski demikian, pelatih yang akrab disapa RD ini mengakui masih banyak yang perlu diperbaiki di tim Madura United agar bisa tampil lebih baik lagi di laga . . . Gabung . . . selanjutnya.

“Bahkan di babak kedua juga kita bisa lebih leluasa mengkombinasi melakukan serangan-serangan tetapi secara keseluruhan masih banyak yang harus diperbaiki,” kata RD.

RD menilai pemain Madura United masih kesulitan menciptakan peluang sehingga serangan-serangan menjadi tidak efektif.

“Efektifitas kita dalam menciptakan peluang yang saya rasa akan menjadi PR kita dalam latihan yang akan datang,” ungkap RD.

Selain itu, jarak lini tengah dan depan yang terlalu jauh membuat aliran serangan menjadi tidak lancar.

“Jarak antara lini tengah dan ke depan butuh waktu untuk attacking tetapi jika tadi kita bermain high press, kita akan banyak peluang tetapi apakah pemain kami mampu bermain high press,” ujar RD.

“Selama 90 menit ini menjadi pertimbangan yang sulit buat saya tetapi pelan-pelan akan membenahi ini agar lebih baik lagi nantinya,” pungkasnya.

x

Check Also

Madura United Sedang Cari Lawan Uji Coba Dari Tim Liga 1

Bangkalan – Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, tengah menggenjot pemainnya dengan berbagai menu latihan sebagai ...