Home > Berita Bola > FIFA Lempar Wacana Piala Dunia Dua Tahun Sekali, EUFA dan CONMEBOL Menolak

FIFA Lempar Wacana Piala Dunia Dua Tahun Sekali, EUFA dan CONMEBOL Menolak

Jakarta – Kepala pengembangan sepak bola global FIFA, Arsene Wenger, melempar wacana terkait Piala Dunia yang nanti akan digelar dua tahun sekali, tidak lagi empat tahun sekali seperti saat ini.

Terkait wacana tersebut, UEFA dan konfederasi sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL) telah menyatakan ketidaksetujuannya.

Untuk hal ini, Presiden UEFA Aleksander Ceferin dikabarkan telah mengirimkan surat keberatan kepada FIFA dan meminta pertemuan lebih lanjut.

Sebelumnya, UEFA telah menggelar pertemuan dengan 55 asosiasi anggotanya pada hari Selasa (14/9/2021) lalu. Di dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk menolak wacana Piala Dunia setiap dua tahun.

Meski demikian, wacana untuk menggelar Piala Dunia setiap dua tahun sekali dikabarkan mendapat sambutan positif dari Konfederasi Sepak Bola Afrika, beberapa negara Asia, dan Persatuan Sepak Bola Karibia.

Menurut Aleksander Ceferin, ada kekhawatiran di seluruh sepak bola dunia terkait wacana yang dilemparkan Arsene Wenger.

“Mempertimbangkan dampak besar reformasi ini terhadap seluruh organisasi sepak bola, ada kekhawatiran luas bahwa FIFA tampaknya telah mengampanyekan wacana Piala Dunia dua tahun sekali tanpa berbincang dengan konfederasi, asosiasi nasional, liga, klub, pemain, pelatih, klub, dan semua komunitas sepak bola,” . . . Gabung . . . tulis Ceferin dalam suratnya kepada FIFA.

“Sebagai salah satu contoh nyata di antara begitu banyak, sangat penting untuk menyoroti keprihatinan bersama di seluruh dunia sepak bola mengenai dampak Piala Dunia dua tahunan pada kalender pertandingan internasional dan, dalam konteks ini, pada sepak bola wanita,” katanya.

Bila Piala Dunia diagendakan dua tahun sekali maka akan menggangu menggangu jadwal event yang telah ada, seperti Copa America, Euro, hingga turnamen sepak bola wanita.

“UEFA dan asosiasi nasionalnya memiliki keberatan serius dan keprihatinan serius seputar rencana FIFA,” jelas Ceferin.

“Memang hal ini masih bisa dibicarakan, tapi melihat respons asosiasi kami (negara anggota UEFA), tampaknya bakal sulit. Kalender sepak bola dunia telah sedemikian rupa adanya. Memodifikasi itu akan mengorbankan banyak kompetisi lainnya,” lanjutnya.

x

Check Also

Prediksi Lazio vs Marseille,UEFA Legue 2021/22, 21 Oktober 2021

Jakarta – Pada matchday 3 Grup E UEFA  League atau Liga Europa 2021/22, akan mempertemukan ...