Home > Berita Liga Indonesia > Persib Bandung > Febri Hariyadi Dikritik Karena Melempem, Pelatih Persib Beri Penjelasan

Febri Hariyadi Dikritik Karena Melempem, Pelatih Persib Beri Penjelasan

Bandung – Gelandang Persib Bandung Febri Hariyadi belakangan mendapatkan banyak kritikan dari Bobotoh di media sosial karena dinilai melempem di dua laga awal Persib, di ajang BRI Liga 1 2021/22.

Karena itu, Bobotoh meminta agar Febri Hariyadi dicadangkan saja dan diganti dengan Erwin Ramdani, saat Persib Bandung bertanding melawan Bali United, pada pekan ketiga Liga 1 2021/22, di Stadion Benteng Taruna, Tangerang, Sabtu (19/9/2021) malam pukul 20.45 WIB.

Terkait hal ini, pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mencoba menjelaskan bahwa merupakan hal yang wajar bila performa pemain belum maksimal karena kompetisi di Indonesia sudah vakum selama 1,5 tahun akibat pandemi COVID-19. Selain itu, BRI Liga 1 baru berjalan dua pekan.

“Saya rasa orang-orang harus mengerti, itu yang pertama. Pemain tidak bermain di sepakbola kompetitif selama 1,5 tahun. Febri adalah pemain yang sangat profesional saat bermain, apa yang dia lakukan sekarang berlari, mencoba menemukan permainan terbaiknya,” kata Robert dalam konferensi pers virtual, Selasa (14/9/2021).

Karena itu, Robert Alberts mengakui performa Febri memang belum maksimal dan masih membutuhkan beberapa pertandingan lagi.

“Dia masih butuh beberapa pertandingan dan dia mempunyai kualitas. Dia adalah aset di tim dan saya rasa dia cepat atau lambat akan menunjukkan kualitas yang sebenarnya lagi,” ucap Robert Alberts.

Pelatih asal Belanda . . . Gabung . . . ini juga mengungkapkan, kendala soal performa pemain ini juga dialami oleh tim yang lain, apalagi persiapan tim sangat minim menjelang kick-off BRI Liga 1 lalu.

“Kalian bisa lihat liga baru benar-benar dimulai setelah memainkan 5-6 pertandingan. Contohnya jika kalian melihat Liga Inggris musim lalu, saat setelah dihentikan karena pandemi dan digelar di stadion yang kosong, bisa dilihat banyak klub yang belum siap,” kata Robert Alberts.

“Kini kami tidak main selama 1,5 tahun dan tidak melakukan persiapan dengan baik. Jadi kami butuh 5-6 laga untuk bisa mencapai standar permainan untuk bermain di liga, klub-klub masih perlu beberapa pertandingan untuk bisa merasakan lagi feeling ketika berada di lapangan seperti dua tahun lalu. Jadi berikan waktu 5-6 pertandingan, atau 3-4 laga lagi untuk melihat kekuatan tim yang sebenarnya dan melihat nilai dari liga yang sebenarnya lagi,” pungkasnya.

x

Check Also

Diminta Mundur Oleh Bobotoh, Ini Komentar Robert Alberts

Bandung – Hasil imbang yang diperoleh Persib Bandung dalam empat laga berturut-turut membuat Bobotoh mulai ...