Home > Berita Liga Prancis > Tanpa Mbappe Dan Neymar, PSG Gagal Juara Piala Super Prancis

Tanpa Mbappe Dan Neymar, PSG Gagal Juara Piala Super Prancis

Paris Saint-Germain menjalani pertandingan final Piala Super Prancis 2021 dengan melawan Lille di Stadion Bloomfield, Israel pada Minggu (1/8/2021) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Lille berstatus sebagai jawara Liga Prancis 2020-2021, sementara PSG berstatus sebagai jawara Piala Prancis 2020-2021.

Dalam pertandingan kali ini, PSG tampil tanpa dua bintang utama mereka, yaitu Kylian Mbappe dan Neymar Junior. Dilansir dari SofaScore, PSG tampil lebih mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Selain itu, PSG juga melepaskan 10 tembakan dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang Lille.

Sementara Lille hanya mampu melancarkan delapan tembakan yang empat di antaranya menuju ke gawang PSG. Tapi, Lille bermain lebih efektif dan mampu mengalahkan PSG dalam pertandingan kali ini.

Pertandingan sudah berlangsung dengan panas sejak babak pertama dimulai. Lille dan PSG sama-sama melancarkan serangan sejak menit awal. Tapi, Lille mendapat peluang lebih dulu pada menit ke-6 melalui tendangan bebas Burak Yilmaz yang masih mampu ditepis Keylor Navas.

Terus mendominasi jalannya pertandingan, PSG baru mendapatkan peluang bagus pada menit ke-28 lewat aksi Julian Draxler. Menerima umpan dari Danilo Pereira, Draxler melepaskan tendangan placing dari luar kotak penalti. Beruntung bagi Lille, Leo Jardim masih bisa menepis bola sepakan Draxler dengan baik dan hanya berbuah sepak pojok bagi PSG.

Walau terus didominasi oleh PSG, Lille bukan tanpa perlawanan di sisa waktu babak pertama. Pada menit ke-40, Burak Yilmaz mendapatkan kesempatan emas di depan gawang PSG setelah lolos dari penjagaan lini belakang Les Parisiens. Tapi, tendangan Yilmaz yang menuju tiang jauh masih terlalu lemah dan mampu ditangkap dengan baik oleh Keylor Navas.

Usaha Lille bertahan dari gempuran PSG ternyata membuahkan hasil pada menit ke-45 usai melakukan serangan balik. Memanfaatkan lemparan ke dalam, Burak Yilmaz menerima bola dan mengumpankannya kepada Xeka yang berada di luar kotak penalti.

Melihat ada ruang tembak, Xeka . . . Gabung . . . melepaskan tendangan keras ke sisi kiri gawang PSG yang tidak bisa dijangkau Navas. Bola pun masuk ke gawang dengan mulus dan membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Lille yang bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, PSG masih terus menekan Lille untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat skema serangan mereka. Bahkan, pelatih PSG, Mauricio Pochettino, sampai harus menurunkan pemain anyar mereka, Georginio Wijnaldum, pada menit ke-71 untuk menggantikan Eric Ebimbe. PSG tidak kenal lelah menekan lini belakang Lille dan mendapatkan peluang emas pada menit ke-88 melalui Danilo.

Menerima umpan silang dari Achraf Hakimi, Danilo melepaskan sundulan ke arah gawang Lille dan masih bisa ditangkap dengan baik oleh Leo Jardim. Sampai peluit panjang berbunyi, PSG tidak kunjung mampu mencetak gol penyeimbang melawan Lille. Dengan begitu, Lille keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 dan berhak menjadi juara Piala Super Prancis.

Lille 1-0 Paris Saint-Germain (Xeka 45′)

Susunan pemain Lille vs Paris Saint-Germain

Lille (4-4-2): 30-Leo Jardim; 3-Tiago Djalo, 6-Jose Fonte, 4-Sven Botman, 28-Reinildo; 11-Luiz Araujo (10-Jonathan Ikone 85′), 21-Benjamin Andre, 8-Xeka (12-Yusuf Yazici 79′), 7-Jonathan Bamba (29-Damagoj Bradaric 85′); 9-Jonathan David (22-Timothy Weah 76′), 17-Burak Yilmaz

Pelatih: Jocelyn Gourvennec

Paris Saint-Germain (4-3-3): 1-Keylor Navas; 2-Achraf Hakimi, 24-Thilo Kehrer, 3-Presnel Kimpembe (20-Layvin Kurzawa 81′), 22-Abdou Diallo; 15-Danilo Pereira, 21-Ander Herrera, 36-Eric Ebimbe (18-Georginio Wijnaldum 71′) ; 29-Arnaud Kalimuendo (35-Ismael Gharbi 81′), 9-Mauro Icardi, 23-Julian Draxler

Pelatih: Mauricio Pochettino

Wasit: Yigal Frid (Israel)

x

Check Also

Pusat Sepakbola Telah Berubah, Namun Yang Masih Tetap Itu Lionel Messi

PSG sedang menikmati sorotan berbagai media dan menjadi kota paling diperbincangkan di sepak bola. Alasannya ...