Home > Berita Liga Indonesia > Persebaya Surabaya > Surat Rekomendasi Satgas COVID-19 Didapatkan, Persebaya Justru Terancam Tidak Bisa Mainkan Pemain Asing

Surat Rekomendasi Satgas COVID-19 Didapatkan, Persebaya Justru Terancam Tidak Bisa Mainkan Pemain Asing

Surabaya – Satgas COVID-19 resmi memberikan restu terhadap rencana akan digelarnya Liga 1 2021-22 dan Liga 2 2021.

Surat rekomendasi yang ditandatangai oleh Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Ganip Warsito, diberikan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Terkait surat rekomendasi ini, Manajemen Persebaya Surabaya mengaku senang, namun juga khawatir. Karena salah satu ketentuan di dalam surat rekomendasi bernomor B112/KA.SATGAS/PD.01.02/08/202 tersebut justru membuat Persebaya tidak bisa memainkan empat pemain asingnya.

Salah satu poin yang tertulis dalam surat rekomendasi tersebut berbunyi:

“Setiap anggota tim yang mengikuti kegiatan sebagaimana dimaksud pada poin pertama harus sudah divaksin dosis kedua dan wajib melakukan test Rapid Antigen/PCR test dengan hasil negatif sehari sebelum kegiatan.”

Menurut keterangan Sekretaris Persebaya Ram Surahman, ketentuan yang menyebutkan setiap pemain harus sudah menjalani vaksin dosis kedua ini perlu dijabarkan lebih teliti oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

“Kalau itu (dua dosis vaksin) ranahnya LIB. Mereka yang akan membuat regulasi seperti apa,” ujar Ram Surahman.

Baca juga : Empat Pemain Asing Persebaya Jalani Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama

Ram Surahman juga menambahkan, semua pemain lokal, staf, dan tim pelatih Persebaya telah mendapat . . . Gabung . . . vaksin dosis kedua. Namun empat pemain asing Bajul Ijo baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama pada Rabu (18/8/2021) kemarin.

Menurut aturan yang berlaku, pemberian dosis kedua baru bisa disuntikkan minimal dua pekan setelah pemberian dosis pertama.

Bila itu yang terjadi maka Persebaya terancam tidak bisa memainkan empat pemain asingnya di laga perdananya.

“Kalau pemain kita mayoritas sudah dua dosis. Tapi bagaimana yang pernah terpapar Covid beberapa waktu belakangan. Kan tidak bisa divaksin nunggu tiga bulan,” jelas Ram.

“Ada juga pemain asing yang memang untuk mendapatkan jatah vaksin harus melalui proses yang cukup panjang. Kalau begitu solusinya operator juga seperti apa. Harapan kami sih itu bisa dilihat per case saja, tidak bisa secara general,” ujar Ram Surahman.

x

Check Also

Lawan Borneo FC, Persebaya Surabaya Turunkan Kiper 19 Tahun

Surabaya – Persebaya Surabaya akan menghadapi Borneo FC pada laga pekan pertama BRI Liga 1 ...