Home > Berita Liga Indonesia > Persis Solo > Ribuan Suporter Pasoepati Ikuti Program Vaksinasi Dari Pemkot Solo

Ribuan Suporter Pasoepati Ikuti Program Vaksinasi Dari Pemkot Solo

Solo – Pemerintah Kota Solo bekerja sama dengan Persis Solo menggelar program vaksinasi COVID-19 untuk ribuan anggota suporter Pasoepati beserta dengan keluarganya.

Dengan program vaksinasi ini diharapkan para suporter nantinya bisa diizinkan untuk menyaksikan kembali tim kesayangan mereka langsung dari stadion.

Setidaknya ada 1.000 anggota Pasoepati yang mengikuti program vaksinasi yang di kompleks Stadion Manahan, Solo, Rabu (18/8/2021).

Menurut keterangan Presiden Pasoepati Maryadi ‘Gondrong’ Suryadharma, program vaksinasi ini akan digelar hingga tanggal 28 Agustus mendatang.

“Untuk hari ini sebanyak 1.000 anggota Pasoepati dan keluarganya yang mengikuti vaksinasi,” jelas Gondrong kepada wartawan.

Gondrong juga memperkirakan akan ada 1.000 lagi anggota Pasoepati yang akan mengikuti program vaksinasi pada Kamis (19/8/2021) besok.

Hingga sejauh ini menurut Gondrong sudah ada 5.000 orang yang mendaftarkan diri untuk divaksin.

“Jadi yang ikut vaksinasi ini anggota Pasoepati dan juga keluarganya, kan mereka juga termasuk dan yang ber KTP Solo,” ujar Gondrong.

Namun untuk anggota Pasoepati yang . . . Gabung . . . ber-KTP Solo, hanya akan berlangsung sampai tanggal 22 Agustus saja.

“Setelah itu, vaksinasi ditujukan kepada anggota Pasoepati dan keluarga yang ber KTP luar Solo. Karena anggota Pasoepati di luar Solo juga banyak, total ada 25 ribuan anggota Pasoepati,” ungkap Gondrong.

Gondrong juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Solo dan Persis Solo yang telah menggelar program vaksinasi ini.

“Saya sampaikan matur nuwun atas terselenggaranya vaksinasi ini. Artinya suporter tidak hanya bersorak sorai di lapangan tetapi juga mendukung vaksinasi untuk memutus mata rantai COVID-19,” tutupnya.

x

Check Also

Piala Wali Kota Solo 2021 Ditunda, Ini Yang Dilakukan Persis Solo

Solo – Turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo 2021 akhirnya ditunda karena angka kasus positif ...