Home > Berita Liga Indonesia > PSSI Beri Batas Waktu Sebelum Kick-off Liga 1 Buat Klub Lunasi Tunggakan Gaji Pemain

PSSI Beri Batas Waktu Sebelum Kick-off Liga 1 Buat Klub Lunasi Tunggakan Gaji Pemain

Jakarta – PSSI mengingatkan agar klub yang bermasalah terkait tunggakan gaji pemain agar segera menyelesaikannya sebelum kick-off Liga 1 dan Liga 2 2021.

Seperti diketahui, berdasarkan laporan National Dispute Resolution Chamber (NDRC), ada 8 klub yang belum menunaikan kewajiban.

7 klub sudah diputuskan untuk segera menyelesaikan kewajibannya, yakni 1 klub Liga 1 dan 6 klub Liga 2. Mereka adalah PSM Makassar, PSPS Riau, Kalteng Putra, Persijap Jepara, PSKC Cimahi, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC.

Sementara itu, Persis Solo juga dilaporkan oleh 18 pemainnya karena masalah yang sama. Namun kasusnya baru dilaporkan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) ke NDRC pada Jumat (13/8/2021), dan belum ada keputusan terkait hal ini.

Sedangkan berdasarkan penjelasan dari pihak Persis Solo, masalah tunggakan gaji pemain ini berasal dari manajemen yang lama, dan . . . Gabung . . . mereka tidak memegang laporannya.

“Kami sudah menyampaikan ketegasan ke klub. Klub sudah berjanji sebelum kick off akan sudah diselesaikan,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Seperti diketahui, berdasarkan sanksi yang diberikan NDRC, klub penunggak gaji tidak bisa mendaftarkan pemainnya, alias tidak bisa ikut kompetisi Liga, bila tunggakan tersebut belum terselesaikan sampai batas waktu penutupan bursa transfer periode pertama, atau H+7 setelah kick-off.

x

Check Also

Memalukan, Aksi Brutal Dua Pemain AHHA PS Pati Jadi Pembicaraan Hingga ke Luar Negeri

Jakarta – Nama dua pemain AHHA PS Pati FC, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun ...