Home > Berita Liga Indonesia > Persela Lamongan > Pelatih Persela Kecewa Kalah Cepat Amankan Jebolan Garuda Select

Pelatih Persela Kecewa Kalah Cepat Amankan Jebolan Garuda Select

Lamongan – Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan, mengaku kecewa pihaknya kalah cepat untuk merekrut bek tengah jebolan Garuda Select, Dustin Pratama Bramantio.

Sebelumnya, sang bek merupakan pemain Elite Pro Academy (EPA) U-16 Persela Lamongan.

Iwan Setiawan mengaku dirinya baru mengetahui ternyata Dustin Pratama Bramantio sudah diikat kontrak oleh klub Liga 2, Persis Solo.

“Saya dapat dari orang tuanya, ternyata Dustin sudah dikontrak sama Persis. Jadi kalau kondisinya seperti itu, dengan berat hati kami harus melepasnya. Padahal dia putra terbaiknya kita, sayang sekali,” kata Iwan Setiawan.

Iwan Setiawan mengaku sebelumnya ia tidak tahu kalau Dustin Pratama Bramantio ternyata sudah dikontrak Persis Solo. Ia hanya mendapatkan informasi dari Manajer Persela Lamongan, Edy Yunan Achmadi, yang menjelaskan bahwa ada beberapa pemain muda asli Lamongan yang memiliki bakat.

“Kemarin ngobrol-ngobrol sama manajer. Ceritanya ada pemain muda yang potensial di Lamongan. Terus saya bilang kalau memang ada pemain muda kenapa enggak dari sekarang kami gabungkan . . . Gabung . . . saja ke tim,” jelas Iwan.

Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa ia sebenarnya tertarik untuk mendaftarkan nama Dustin Pratama Bramantio untuk berkompetisi di BRI Liga 1 2021-22 karena sempat melihat performa Dustin saat ikut berlatih bersama skuad Persela.

Namun, Dustin Pratama hanya terlihat sehari saja dalam latihan Persela karena manajemen tidak ingin terjadi masalah dengan Persis Solo yang telah mengontrak Dustin.

“Manajer menyambut baik (tawaran saya), makanya Dustin akhirnya dihubungi. Cuma baru ketahuan kalau dia sudah ada kontrak sama klub lain. Sebelumnya kami tak tahu sama sekali,” tandasnya.

x

Check Also

Pelatih Persela Lamongan Menaruh Harapan Pada Gian Zola

Lamongan – Persela Lamongan resmi mendatangkan gelandang muda Persib Bandung, Gian Zola, jelang bergulirnya BRI ...