Home > Berita Liga Spanyol > Momen Favorit Messi Saat Bermain Hanya 8 Menit Saat 17 Tahun di Barcelona

Momen Favorit Messi Saat Bermain Hanya 8 Menit Saat 17 Tahun di Barcelona

Lionel Messi memiliki momen favorit di Barcelona ketika dirinya masih berusia 17 tahun dan bermain hanya 8 menit dalam laga Liga Spanyol.

Seperti yang telah diketahui, Lionel Messi mengucapkan salam perpisahan dengan Barcelona dalam konferensi pers, Minggu (8/8/2021). Barcelona tidak mampu mempertahankan Messi lantaran terhalang aturan keuangan (Financial Fair Play) Liga Spanyol. Padahal, Messi sendiri sebenarnya sudah sepakat untuk meneken kontrak baru bersama Barcelona.

Sayangnya, perpisahan antara peraih enam Ballon d’Or itu dan Barcelona tetap tak terelakkan. La Pulga pun mengaku dirinya merasa sedih karena harus pergi dari klub yang didatanginya 21 tahun lalu. Setelah lebih dari dua dekade itu, Messi mengaku ada banyak pengalaman yang didapatkannya.

Namun, ada satu momen favorit Messi selama berseragam Barcelona, yaitu ketika dirinya masih berusia 17 tahun dan bermain hanya 8 menit dalam pertandingan di Liga Spanyol. Momen yang dimaksud Messi adalah pertandingan jornada ke-7 LaLiga melawan Espanyol pada 16 Oktober 2004.

Barcelona ketika itu diasuh oleh Frank Rijkaard bertandang ke Stadion Olimpic Lluis Companys dalam laga bertajuk derbi Catalan. Frank Rijkaard memberi kesempatan Messi untuk bermain hanya dalam 8 menit terakhir.

Sang pelatih menurunkan Messi untuk menggantikan Deco pada menit ke-82. Meskipun cuma mendapatkan menit bermain yang sedikit, Messi sangat mengingat momen tersebut. Pasalnya, pertandingan yang akhirnya dimenangkan Barcelona dengan skor 1-0 itu merupakan debut resmi Messi bersama tim senior Barcelona.

Sebelumnya, Messi telah melakoni debut tak resmi ketika Barca melakoni laga uji coba melawan Porto. Messi menilai, laga tersebut merupakan . . . Gabung . . . momen ketika mimpinya jadi kenyataan.

“Sangat sulit untuk memilih hanya satu momen,” ucap Messi, dikutip dari BarcaTV.

“Banyak hal yang telah saya jalani, hal baik dan hal buruk.”

“Mungkin (momen favorit di Barcelona) saat saya melakukan debut.”

“Itu adalah mimpi saya yang menjadi kenyataan dan semua yang datang kemudian luar biasa.”

“Saya akan selalu ingat saat itu semuanya dimulai,” ujarnya menambahkan.

Menariknya, dalam laga debutnya itu, Messi berhadapan dengan calon pelatihnya, Mauricio Pochettino.

Dilansir dari ESPN, Pochettino saat itu masih berstatus sebagai bek tengah Espanyol dan bermain sejak menit awal dalam laga melawan Barcelona. Pochettino sudah pensiun sebagai pemain sejak 2006 dan memulai karier kepelatihan tiga tahun setelahnya.

Dengan kabar bahwa Messi tinggal selangkah lagi merapat dengan Paris Saint-Germain, maka dia semakin dekat untuk jadi anak asuh Pochettino.

x

Check Also

Mulai Lagi, Presiden LaLiga, Javier Tebas Kembali Lontarkan Kritikan Tajam Ke PSG

Spanyol – Kritikan tajam kembali dilontarkan oleh presiden LaLiga, Javier Tebas kepada Paris Saint-Germain (PSG). ...