Home > Berita Liga Indonesia > PSIS Semarang > Kecewa Dengan Ketidakjelasan Kompetisi, Pelatih PSIS Semarang Mundur

Kecewa Dengan Ketidakjelasan Kompetisi, Pelatih PSIS Semarang Mundur

Semarang – Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic dikabarkan telah mundur dari jabatannya menjelang rencana kick-off Liga 1 2021/22.

Dragan diketahui memilih mundur pada Selasa (10/8/2021) dan memulai karirnya yang baru dengan menangani klub Liga Yunani, AE Karaiskakis.

Menurut keterangan Komisaris PSIS, Junianto, faktor utama mundurnya Dragan Djukanovic adaah ketidakjelasan kompetisi di Indonesia akibat pandemi COVID-19.

Seperti diketahui, sudah 1,5 tahun kompetisi sepak bola di Indonesia tidak berjalan sejak dihentikan pada pertengahan Maret 2020. PSSI dan PT LIB sendiri sudah berusaha untuk melanjutkan kembali kompetisi namun pihak kepolisian belum juga mengizinkannya sehingga akhirnya Liga 1 2020 dibubarkan pada Februari 2021 lalu.

Kini Liga 1 2021/22 akan kembali digulirkan dan izin dari Polri juga telah dikantongi, namun lagi-lagi rencana tersebut harus tertunda karena terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Pulau Jawa dan Bali.

Kick-off Liga 1 2021/22 yang rencana semula akan dilakukan pada 9 Juli akhirnya ditunda menjadi 20 Agustus, dan kemudian kabar terakhir ditunda kembali menjadi tanggal 27 Agustus 2021.

Junianto sendiri mengaku bisa memahami keputusan yang diambil Dragan Djukanovic.

“Benar bahwa coach Dragan ke Liga Yunani. . . . Gabung . . . Kemarin juga pamit ke saya hanya mau menyelesaikan masalah keluarga,” ungkap Junianto, Selasa (10/8/2021).

Sosok Dragan Djukanovic mulai bergabung bersama PSIS sejak akhir 2019 dan menjabat sebagai direktur teknik. Kemudian pada awal musim 2020 ia ditunjuk sebagai pelatih sukses membawa PSIS bertengger di peringkat ke-5 klasemen Liga 1 2020, sebelum kemudian kompetisi dihentikan pada pekan ketiga akibat pandemi COVID-19.

Pada ajang turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu, PSIS mampu maju hingga babak ke 8 besar, dengan mengandalkan 100 persen pemain lokal.

PSIS mampu menjadi kuda hitam dengan menembus babak delapan besar.

“Memang dia (Dragan Djukanovic) kecewa dengan kondisi liga yang tidak menentu di negeri ini. Apalagi sudah 1,5 tahun di Indonesia,” jelas Junianto.

x

Check Also

Jelang BRI Liga 1, Bruno Silva Ingin Cetak Banyak Gol Bagi PSIS

Semarang – Penyerang asing PSIS Semarang, Bruno Silva, menyambut gembira kompetisi BRI Liga 1 2021/22 ...