Home > Berita Liga Prancis > Dulu Barca Punya MSN Sekarang PSG Punya MMN

Dulu Barca Punya MSN Sekarang PSG Punya MMN

Lionel Messi dan Neymar bersatu kembali. Dahulu, mereka membentuk trisula maut MSN bersama Luis Suarez di Barcelona. Sekarang, mereka berdua, ditambah Kylian Mbappe, menjadi trisula baru PSG. Messi baru saja resmi bergabung dengan PSG. Berpisah dengan Barcelona, Messi menyusul Neymar ke PSG. Musim ini, PSG juga sudah mendatangkan Georginio Wijnaldum dari Liverpool, Achraf Hakimi dari Inter Milan, Sergio Ramos dari Real Madrid, dan Gianluigi Donnarumma dari AC Milan.

Tim mereka benar-benar bertabur bintang. Tapi, setelah kedatangan Messi, lini serang PSG benar-benar menjadi sorotan. Karena, PSG sekarang bisa membentuk trisula MMN – Messi, Mbappe, dan Neymar di lini depan. Itu dengan catatan Mbappe tidak pergi.

Barcelona pernah memiliki trisula mematikan pada diri Messi, Suarez, dan Neymar. Publik mengenalnya sebagai trio MSN. Mereka tiga musim bermain bersama. Itu terhitung sejak bergabungnya Suarez dari Liverpool pada 2014 sampai perginya Neymar ke PSG pada 2017. Selama periode itu, trio MSN mencetak total 364 gol dan 173 assist untuk Barcelona. Itu adalah sebuah statistik yang sangat mengagumkan.

Prestasinya pun luar biasa. Trio itu turut mengantarkan Barcelona meraih dua gelar La Liga, tiga gelar Copa del Rey, juga masing-masing satu titel Supercopa de Espana, Liga Champions, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Dulu, Messi dan Neymar berkolaborasi . . . Gabung . . . dengan Suarez. Sekarang, mereka akan berkolaborasi dengan Mbappe. Di usia 22 tahun, penyerang Prancis ini sudah meraih banyak hal. Itu termasuk trofi Piala Dunia (2018), yang Messi maupun Neymar bahkan masih belum pernah meraihnya. Kemampuan Mbappe sebagai seorang penyerang juga tidak perlu diragukan. Kecepatan, skill, teknik, dan insting golnya tergolong di atas rata-rata. Dia merupakan salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.

Mbappe masih punya masa depan yang sangat panjang. Sementara itu, Neymar, dengan kehadiran Messsi, diyakini bisa mengoptimalkan potensinya. Messi sendiri, walau sudah berusia 34 dan mungkin tidak sehebat beberapa tahun lalu, tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik di jagat sepak bola.

Punya pemain-pemain seperti ini adalah sebuah kemewahan. Tapi, yang paling penting adalah bagaimana menyatukan mereka menjadi sebuah unit yang solid. Itu adalah tugas berat yang menunggu pelatih PSG, Mauricio Pochettino. Mampukah mantan manajer Tottenham itu melakukannya?

x

Check Also

Pusat Sepakbola Telah Berubah, Namun Yang Masih Tetap Itu Lionel Messi

PSG sedang menikmati sorotan berbagai media dan menjadi kota paling diperbincangkan di sepak bola. Alasannya ...