Home > Berita Liga Indonesia > Persiba Balikpapan > Bos Persiba Sebut Jangan Egois Bila Kompetisi Ingin Berjalan

Bos Persiba Sebut Jangan Egois Bila Kompetisi Ingin Berjalan

Jakarta – Bos Persiba Balikpapan, Gede Widiade, menyarankan agar semua pihak tidak egois bila ingin agar kompetisi sepak bola bisa segera bergulir kembali.

Menurut mantan Presiden Persija Jakarta ini, sepak bola bukanlah milik pribadi karena di dalamnya ada unsur-unsur klub, masyarakat, federasi, operator, pemerintah, dan lainnya.

Sementara itu, untuk saat ini kompetisi baru bisa bergulir bila angka kasus positif Covid-19 di Indonesia menurun.

“Federasi, operator, dan masyarakat tidak boleh egois,” kata Gede Widiade kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Gede Widiade menambahkan, kompetisi tidak bisa bergulir bila angka Covid-19 di Indonesia masih tinggi dan bisnis belum berjalan.

Namun bila angka kasus Covid-19 menurun, vaksinasi berjalan lancar, dan bisnis kembali bergerak, pemerintah tidak bisa menghalangi untuk tidak mengizinkan kompetisi bergulir kembali.

“Tapi kalau Covid-19 masih naik, bisnis tidak jalan, dan insan sepak bola meminta kompetisi bergulir yang ada mati di tengah jalan,” ujar Gede Widiade.

“Kalau terpapar, siapa yang mau tanggung jawab,” lanjut pengusaha asal Surabaya ini.

Lebih jauh Gede Widiade menjelaskan, . . . Gabung . . . bisnis menjadi poin penting untuk menggulirkan kembali kompetisi karena sepak bola membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Saya pribadi pemilik klub sangat berharap kompetisi bisa dijalankan,” ucap Gede Widiade.

“Tapi saya tidak mau saat dijalankan, kerugiannya lebih banyak dalam bidang keuangan dan kesehatan,” lanjutnya.

Sementara itu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) saat masih menunggu keputusan pemerintah untuk melonggarkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang.

Sejauh ini, pihak PSSI dan PT LIB masih berpegang pada rencana semula untuk memulai Liga 1 2021/22 pada 20 Agustus mendatang.