Home > Berita Bola > Australia dan Indonesia Berencana Menjadi Tuan Rumah Bersama Untuk Piala Dunia 2034

Australia dan Indonesia Berencana Menjadi Tuan Rumah Bersama Untuk Piala Dunia 2034

Sydney – Australia akan kembali mencoba mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, setelah gagal terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Menurut laporan The Sydney Morning Herald Australia, pada tahun 2010 lalu, Australia sempat mendaftarkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Namun sayangnya Australia hanya mendapatkan satu suara, kalah telak dari Qatar dalam proses pemilihan tuan rumah.

Kini, Australia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2023 bersama Selandia Baru, dan Brisbane juga baru terpilih sebagai host Olimpiade 2032.

Dengan keberhasilan ini, peluang Australia untuk mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia menjadi lebih terbuka.

Menurut keterangan CEO FA Australia, James Johnson, pihaknnya memang belum secara resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia, namun pembahasan terkait hal ini sudah mulai dilakukan.

“Kami belum melakukan bidding untuk tuan rumah Piala Dunia. Ini adalah aspirasi yang merupakan bagian dari visi kami untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia suatu hari nanti,” kata James Johnson.

“Ke depannya, saya pikir, realistisnya kami bisa menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 2034. Sebab, Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Utara, Piala Dunia 2022 di Asia, dan Piala Dunia 2030 saya pikir akan berlangsung di Eropa atau Amerika Selatan,” ujarnya.

“Ada peluang untuk membawa Piala Dunia kembali ke Asia dan kawasan Asia-Pasifik pada 2024,” jelas James Johnson.

Lebih jauh James Johnson menjelaskan, Australia tidak akan sendiri dalam mencalonkan diri, karena mereka pernah mengalami kekalahan saat memakai cara itu saat mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

“Jika Anda melihat cara Gianni Infantino ingin menjalankan strategi Piala Dunia, dia ingin menggelarnya lintas negara. Saya tidak melihat Piala Dunia di masa depan bisa dipusatkan di satu negara,” tutur James Johnson.

Untuk diketahui, Gianni Infantino saat ini menjabat sebagai Presiden FIFA. Gianni Infantino dan James Johnson pernah bekerja . . . Gabung . . . sama saat masih menjadi anggota Eksekutif FIFA.

“Ini adalah sesuatu yang perlu dilakukan oleh negara-negara lain di kawasan ini, baik di kawasan Asia dan mungkin di Oceania,” jelas James Johnson.

“Apa yang bisa saya kataakan adalah kami memiliki kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2023. Saya pikir kami akan memberikan pertunjukan yang luar biasa. Jika kami bisa menjadi tuan rumah yang baik, ini akan menempatkan kami pada posisi yang baik dalam kompetisi FIFA,” tuturnya.

Bercermin dari keberhasilan Kanada menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama dengan Amerika Serikat dan Meksiko, Australia pun akan mencoba mencari pendamping bila masuk ke dalam bursa pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034.

Indonesia dan Selandia Baru menjadi dua negara yang perpeluang bergandengan dengan Australia untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.

Sebenarnya, rencana kerja sama antara Indonesia dan Australia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 sudah pernah dibahas oleh PSSI pada 2019.

Menurut Ratu Tisha yang saat itu masih menjabat sebagai Sekjen PSSI, Indonesia akan bekerja sama dengan Australia untuk terjun dalam bursa pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034.

“Jadi saat meeting AFF di Laos, diputuskan, ketika 2018, PSSI menggandeng Thailand untuk mewakili AFF. Saat itu, Thailand menyatakan kemungkinan tidak siap. Kemudian PSSI berdiskusi dengan AFF. Akhirnya, kami memutuskan untuk menggandeng Australia untuk Piala Dunia 2034,” kata Ratu Tisha, pada pertengahan Juni 2019 lalu.

x

Check Also

thomas tuchel2

Thomas Tuchel Tidak Setuju Piala Dunia 2 Tahun Sekali Karena Kasihan Para Pemainnya

London – Piala Dunia direncanakan akan digelar dua tahun sekali. Hal tersebut mendapatkan komentar dari ...