Home > Berita Bola > Bola Internasional > Timnas Olimpiade Walk Out Akibat Pemainnya Dilecehkan Secara Rasis

Timnas Olimpiade Walk Out Akibat Pemainnya Dilecehkan Secara Rasis

Pertandingan uji coba tim Olimpiade Jerman melawan Honduras pada Sabtu (17/7) tiba-tiba berakhir sebelum waktunya saat para pemain meninggalkan lapangan karena dugaan rasisme yang ditujukan kepada Jordan Torunarigha. Pasukan Stefan Kuntz menghadapi tim dari negara Amerika Tengah itu dalam persiapan untuk Olimpiade 2020, yang dimulai minggu depan.

Kedua tim bermain imbang 1-1, dengan Jerman menyamakan kedudukan berkat gol Felix Uduokhai, sebelum insiden yang diduga terjadi.

Apa Yang Terjadi?

Para pemain Jerman memilih berjalan keluar lapangan di lima menit tersisa. Akun Twitter tim sepakbola Olimpiade Jerman mengklaim kalau para pemain memutuskan untuk ‘cabut’ karena bek Torunarigha mengalami perlakuan rasial.

“Pertandingan harus dihentikan di lima menit sebelum berakhir saat skor 1-1. Setelah pemain kami Jordan Torunarigha dihina secara rasial, tim Jerman meninggalkan lapangan bersama-sama,” demikian bunyi pernyataan mereka.

Sementara itu, DFB sudah mengonfirmasi kalau dugaan penghinaan itu dilakukan oleh salah satu pemain Honduras. Adapun duel semalam tidak dihadiri penonton sebagaimana pertandingan yang dimainkan di Wakayama, Jepang itu memang tertutup untuk publik.

Apa Kata Pelatih Tim Sepakbola Olimpiade Jerman?

Setelah pertandingan, Kuntz berkomentar: “Dalam hal permainan, ini level yang sangat tinggi. Pada periode ketiga saya bertanya-tanya apa yang terjadi dengan Jordan. Lima menit sebelum akhir pertandingan terjadi perkelahian.

“Saya berlari ke Jordan karena saya . . . Gabung . . . melihat gerakannya. Dia menjadi sangat marah. Dia mengatakan kalau dia sudah dihina secara rasial untuk kedua kalinya. Kami memutuskan untuk meninggalkan lapangan karena itu bertentangan dengan nilai-nilai kami.

“Seluruh skuad Honduras datang ke bangku cadangan dan meminta maaf. Itu mengakhiri masalah bagi kami dan Jordan.”

“Rekan satu timnya (Torunarigha) langsung menghampirinya, memeluknya selama beberapa menit pertama. Dia sangat kesal. Tapi Anda bisa mengatakan kalau dia senang bersama kami. Pada akhirnya, kami bahkan bisa bercanda lagi.

“Tim ini sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Tentu saja, ini bagus saat Anda melihat rekan-rekan Anda mendukung Anda. Ini juga merupakan pernyataan kuat dari Jordan untuk mengatakan, “Sudah cukup”.

Honduras, di kesempatan terpisah, merilis pernyataan melalui media sosialnya dan bersikeras kalau insiden itu adalah “kesalahpahaman”.

Mereka menuliskan: “Pertandingan berakhir pada menit ke-87 dengan tidak dilanjutkan karena fakta bahwa seorang pemain Jerman menuduh dugaan penghinaan rasis oleh tim nasional Honduras.

“Mengenai masalah ini, Seleccion Nacional de Honduras mengatakan kalau situasinya terjadi akibat dari kesalahpahaman di lapangan.”

Pada Februari kemarin, bek Hertha Berlin ini menjadi sasaran fans Schalke selama duel DFB-Pokal, dengan rivalnya itu kemudian didenda €50.000 oleh DFB atas insiden itu.

x

Check Also

Klasemen Sementara Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020

Inilah update klasemen sementara Olimpiade Tokyo 2020 per hari Minggu, 25 Juli 2021. Data perolehan ...