Home > Berita Liga Spanyol > Teknik Kreatif Barcelona Membuat Messi Bertahan Dari Kontrak Asli 2 Tahunnya

Teknik Kreatif Barcelona Membuat Messi Bertahan Dari Kontrak Asli 2 Tahunnya

Dalam menyusun kontrak baru buat sang bintang, Lionel Messi, Barcelona harus cerdas. Segala cara mereka lakukan agar peraih enam trofi Ballon d’Or tersebut bisa melanjutkan kiprahnya di Camp Nou musim depan.

Messi saat ini telah berstatus tanpa klub. Namun anehnya, pemain sekaliber dia belum juga menandatangani kontrak dengan tim raksasa Eropa lainnya selain Barcelona. Berdasarkan dugaan, Messi diketahui ingin bertahan.

Barcelona pun masih ingin menggunakan jasanya. Keyakinan bisa mempertahankan Messi di tengah krisis finansial yang tengah dialami klub terlihat jelas dalam setiap pernyataan sang presiden, Joan Laporta.

Baca Juga : Barcelona Tidak Ada Masalah Lagi Untuk Messi Dan Griezmann, Tetapi Miralem Pjanic

Kabar terakhir mengungkapkan kalau kesepakatan antara Messi dengan Barcelona sudah hampir tercapai. Diketahui bahwa pemain berkebangsaan Argentina tersebut hendak menerima kontrak berdurasi lima tahun.

Dalam kontrak tersebut, seperti yang diketahui Marca, berisikan sedikit ‘bumbu pemanis’ hingga meyakinkan Messi untuk bertahan. Berikut teknik pendekatan Barcelona agar Lionel Messi mau bertahan.

5 Tahun Jadi 2 Tahun

Seperti yang dijelaskan di atas, Barcelona menawarkan kontrak berdurasi lima musim kepada Messi. Harusnya, Messi bakalan bertahan di Barcelona hingga tahun 2026.

Namun Marca menduga kalau Messi takkan bertahan selama itu di Barcelona. Setelah beberapa tahun, sang pemain bisa pindah ke Major League Soccer (MLS) dan bertindak sebagai ambasador klub di Amerika Serikat

Kontraknya tetap berjalan tentunya dengan bayaran yang sama. Dengan begitu, Barcelona bisa memecah gaji kontrak terakhir Messi selama beberapa tahun.

Potong Gaji, Sudah Pasti

Kontrak Messi sebelumnya diketahui bernilai 500 juta euro. Di tengah krisis finansial yang dialami Barcelona, di mana klub raksasa Spanyol tersebut mengalami kerugian hingga satu milyar euro akibat pandemi, angka gaji Messi yang sebelumnya jelas sulit tercapai.

Sudah cukup jelas bahwa kalau ingin bertahan, Messi harus rela mendapatkan pemotongan gaji besar-besaran. Laporan menyebutkan kalau bayaran Messi dipangkas sebesar 50 persen.

Selain jelas membantu Barcelona bernafas dalam pembukuan keuangannya, kontrak ini juga bisa menjadi peringatan buat para penikmat bayaran besar di klub. Bahwa mereka bakalan mengalami hal serupa dalam waktu dekat.

Gabung . . . data-page-is-in-viewport-trigerred="true">

Masalah Salary Cap

Sudah bukan rahasia lagi kalau Barcelona sedang mengalami masalah dengan regulasi salary cap La Liga. Mereka melewati dan sudah mencoba melakukan upaya negosiasi agar bisa mendapatkan kelonggaran. Sayangnya, upaya itu gagal.

Pada akhirnya Barcelona harus memutar otak. Sebab kalau dibiarkan begitu saja, Messi dan rekrutan terbaru seperti Sergio Aguero, Memphis Depay, dan Eric Garcia tidak bisa didaftarkan dalam skuat untuk La Liga 2021/22.

Itulah mengapa Messi harus menerima pemotongan gaji 50 persen kalau ingin bertahan. Kendati demikian, Barcelona masih harus melepas sejumlah pemainnya untuk menciptakan ruang bernafas dalam neraca keuangannya.

Pemain yang Bisa Pergi

Barcelona telah melakukan ‘pembersihan’ untuk melonggarkan beban gajinya. Pemain-pemain yang tak terpakai seperti Junior Firpo, Francesco Trincao, Konrad de la Fuente, Jean-Clair Todibo hingga Carles Alena telah dibiarkan pergi.

Akan tetapi, buat Barcelona, gaji mereka terhitung ‘receh’. Masih ada beberapa pemain yang harus dilepas dan kali ini, mereka berencana menjual sejumlah nama tenar dengan gaji setinggi langit.

Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, atau Antoine Griezmann adalah nama-nama yang mungkin akan menyusul Junior Firpo dkk. Laporan terakhir menyebutkan kalau Barcelona bakalan mengembalikan Griezmann ke Atletico Madrid dengan Saul sebagai imbalannya.

Kesepakatan dengan Sponsor

Barcelona juga harus berhati-hati dengan kesepakatan sponsor. Secara teknis, Messi bukan bagian dari Barcelona saat ini. Fakta tersebut bisa membuat para sponsor kabur yang tentunya bakal merugikan klub.

Para sponsor jelas tak ingin situasi yang tak pasti ini menjadi berlarut-larut. Sponsor harus tahu apakah mereka bakal bisa bekerja sama lagi dengan Messi atau tidak. Apalagi kontrak dengan beberapa sponsor akan berakhir di penghujung 2021.

Yang Barcelona bisa lakukan sekarang adalah membuat para sponsor tetap tenang. Pengacara dan akuntan klub sedang berusaha secepat mungkin merampungkan kontrak Messi.

x

Check Also

Memphis Depay Menjadi Man Of The Match Dalam Laga Barcelona vs Levante

Barcelona – Barcelona menjamu Levante di Camp Nou di pekan ke tujuh La Liga 2021/22, ...