Home > Berita Liga Indonesia > Persib Bandung > Robert Alberts Sarankan Liga 1 2021/22 Dimulai Dua Pekan Setelah PPKM Darurat Selesai

Robert Alberts Sarankan Liga 1 2021/22 Dimulai Dua Pekan Setelah PPKM Darurat Selesai

Bandung – Dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengusulkan soal jadwal kick-off Liga 1 2021/22.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia (LIB) resmi memutuskan untuk menunda penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021/22 hingga akhir Juli 2021.

Sedianya, kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Indonesia ini akan dimulai pada tanggal 9 Juli 2021 mendatang.

Menurut keterangan Sekjen PSSI, Yunus Nusi, penundaan dilakukan karena imbas meningkatnya angka penularan Covid-19 di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Kemarin, PSSI telah menerima surat dari Satgas Covid-19. Disampaikan dalam surat ini, Satgas Covid-19 meminta PSSI dan PT LIB untuk menunda kompetisi Liga 1,” kata Yunus Yusi, Selasa (29/6/2021) sore.

“Kompetisi akan ditunda sampai akhir Juli 2021. PSSI memahami serta memaklumi situasi yang terjadi di Indonesia,” jelas Yunus Nusi.

“Sehingga, PSSI memutuskan untuk mengikuti arahan dari pemerintah untuk menunda penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2,” sambungnya.

Sementara itu, PPKM Darurat untuk menekan kenaikan angka positif Covid-19 diberlakukan mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

Terkait hal ini, Robert Alberts kemudian mengusulkan agar Liga 1 2021/22 nantinya dimulai dua pekan setelah PPKM Darurat selesai.

Menurut pelatih . . . Gabung . . . asal Belanda ini, dua pekan dirasa cukup bagi klub untuk mengumpulkan kembali para pemainnya guna mempersiapkan diri menyambut kompetisi Liga 1 2021/22.

“Jika lockdown selesai pada 20 Juli, tentunya tim akan kembali berkumpul untuk berlatih,” kata Robert Alberts, Minggu (4/7/2021).
“Jadi, kami menyarankan Liga 1 dimulai dua pekan setelah lockdown,” lanjutnya.

Sementara itu, penundaan kompetisi menjadi kerugian tersendiri bagi Persib Bandung karena program latihan yang sudah diatur terstruktur menjadi terganggu.

“Karena nyaris mustahil. Setiap kami melakukan persiapan tim, itu harus terhenti dan kembali diulang dari awal,” kata Robert Alberts.

“Saya juga masih belum memahami kebijakannya. Jika melihat seperti di negara lain sangat berbeda,” sambungnya.

Selama penerapan PPKM, sesi latihan tim Persib Bandung ditiadakan untuk sementara, dan para pemain menjalankan program latihan mandiri untuk menjaga kebugaran.

x

Check Also

Diminta Mundur Oleh Bobotoh, Ini Komentar Robert Alberts

Bandung – Hasil imbang yang diperoleh Persib Bandung dalam empat laga berturut-turut membuat Bobotoh mulai ...