Home > Berita Liga Spanyol > Presiden LaLiga: Apapun Alasannya Messi Tidak Boleh Pindah

Presiden LaLiga: Apapun Alasannya Messi Tidak Boleh Pindah

Publik masih menunggu kepastian masa depan Lionel Messi di Barcelona. Kontrak megabintang Argentina berusia 34 tahun itu habis di Barca mulai akhir bulan ini. Hampir sebulan waktu berlalu, belum ada penegasan pihak Barcelona soal peresmian ikatan baru dengan raja gol sepanjang masa mereka itu.

Menurut kabar, Messi sudah tiba di Barcelona, tapi saat ini bukan untuk mengurusi kontrak baru. Sang bintang masih ingin menghabiskan masa liburannya di Spanyol. Angel Torres termasuk pihak yang menginginkan Lionel Messi tetap di Liga Spanyol. Walau menjadi rival, dia menilai Messi sangat penting bagi keberlangsungan kompetisi menarik di LaLiga.

Baca Juga : Lionel Messi Terlihat Berada di Barcelona Tapi Bukan Urusin Kontrak

“Saya mendiskusikan itu dengan Joan Laporta (Presiden Barcelona) dan Javier Tebas (Presiden LaLiga),” kata Torres, dikutip dari Marca.

“LaLiga tidak boleh membiarkan Messi pergi ke mana-mana. Hal itu akan menjadi masalah dan kita semua akan menyesalinya.”

“Pemain terbaik dunia harus pensiun di Spanyol, tentu saja dengan mengikuti kontrol regulasi ekonomi.”

“Kalau dia pergi, kami semua berada dalam bahaya,” kata pebisnis kelas kakap Spanyol yang membeli Getafe pada 2002 itu.

Kondisi finansial memang menjadi isu utama penundaan ekstensi kontrak Lionel Messi. Laporta harus memangkas biaya pengeluaran gaji pemain di skuad sampai 70 persen dari total pemasukan mereka. Saat ini, nilai tagihan upah mereka ada di angka 110 persen.

Hal itu . . . Gabung . . . mengartikan kalau sekalipun Messi menyetujui pemotongan gaji 50 persen, Barcelona masih belum bisa merekrutnya kembali karena syarat finansial dari LaLiga belum terpenuhi. Wajar kalau Torres dan seluruh petinggi klub LaLiga khawatir ditinggal Lionel Messi.

Setelah kepergian Cristiano Ronaldo, Liga Spanyol tinggal memiliki Messi sebagai mesin uang dan pendongkrak nilai promosi yang masif buat kompetisi. Apalagi, mereka juga sudah ditinggal Sergio Ramos, yang pergi dari Real Madrid ke PSG pada bursa transfer musim panas ini. Kalau Messi pun pergi, hal itu diyakini bisa merusak nilai komersial atau daya tarik Liga Spanyol secara masif.

“Messi adalah simbol terakhir di LaLiga,” kata Marc Ciria, ahli keuangan perusahaan investasi Diagonal Investments, yang juga mantan karyawan Barcelona.

“Jadi, kalau kami kehilangan dia dan pergi ke kompetisi lain, maka Liga Spanyol akan kurang atraktif dan kompetitif,” katanya.

Musim lalu, Lionel Messi mengemas 38 gol dalam 47 penampilan lintas kompetisi untuk Barcelona. Dia membantu klub memenangi Copa del Rey 2020-2021, lalu mengantar timnas Argentina menjuarai Copa America 2021.

x

Check Also

Diego Simeone Menyoroti Kartu Merah Yang Didapatkan Joao Felix

Madrid – Pada Sabtu (18/9/2021) Atletico Madrid menjamu Athletic Bilbao berakhir dengan hasil seri 0-0.Pelatih ...